Sambutan Palsu Yael

Hakim-hakim 4:18

Debora dan Barak: Kemenangan di Sungai Kison

Kemudian, Yael keluar menjumpai Sisera, dan berkata kepadanya, “Singgahlah, Tuanku, silakan masuk. Jangan takut kepadaku.” Lalu, dia singgah ke dalam tendanya, dan Yael menutupinya dengan selimut.

Hakim-hakim 4:18 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Hakim-hakim 4:18?

Yael menyambut Sisera dengan ramah dan mempersilakannya masuk ke dalam tendanya, bahkan menutupinya dengan selimut. Ini menunjukkan sikap yang tampak membantu, tetapi sebenarnya Yael sedang menyusun rencana untuk menyelamatkan Israel dari musuh mereka.

Latar belakang

Undangan yang Menipu

Yael keluar menyambut Sisera dengan ramah dan meyakinkannya untuk masuk tenda. Dia menyebut 'Tuanku' dan 'jangan takut', padahal sedang merencanakan sesuatu.

Di mana

Dalam Tenda Yael

Interior tenda, suasana tenang

Kapan

~1150 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kekalahan pasukan Sisera
Kematian Sisera
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yael

Istri Heber, seorang Keni yang cerdik

S

Kepada

Sisera

Panglima tentara Kanaan yang kalah

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יָצָא

yatsa · keluar

keluar dari suatu tempat

סוּר

sur · singgahlah

menyimpang, masuk untuk beristirahat

יָרֵא

yare · takut

merasa takut atau khawatir

Kata 'singgah' dan 'jangan takut' menciptakan rasa aman palsu, padahal bahaya sedang mengintai di dalam tenda.

Tahukah kamu

Kata 'Tuanku'

Panggilan 'Tuanku' dalam bahasa Ibrani adalah 'adoni', biasanya untuk orang yang dihormati, tapi di sini nada menghormatinya penuh tipu daya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 4:18

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 4:18

✕  Sering dikira

Yael adalah perempuan yang tidak bermoral

✓  Yang sebenarnya

Yael adalah pahlawan yang licik demi tujuan Tuhan

✕  Sering dikira

Sisera tertidur tanpa curiga

✓  Yang sebenarnya

Sisera meminta agar Yael menjaga pintu, menunjukkan kewaspadaannya

Renungan

Renungan Singkat Hakim-hakim 4:18

Terkadang Tuhan memakai cara-cara yang tidak terduga melalui orang-orang biasa. Kita dipanggil untuk waspada dan peka terhadap pimpinan-Nya, bahkan ketika situasi tampak sederhana atau menipu.

Ya Allah, beri aku hikmat untuk melihat rencana-Mu dalam setiap situasi, dan jadikan aku alat-Mu untuk membawa kemenangan-Mu. Amin.