Benyamin menyadari kekalahan
Hakim-hakim 20:36
Perang Saudara: Pelajaran dari Hakim-hakim 20
PerikopPerang Antara Israel dan Benyamin · Hakim-hakim 20:1-48 →“Orang-orang Benyamin melihat bahwa mereka dikalahkan. Orang-orang Israel mundur dari tempat orang Benyamin, sebab mereka berharap kepada pengadang-pengadang yang ditempatkan di Gibea.”Hakim-hakim 20:36 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Bani Benyamin melihat, bahwa mereka telah terpukul kalah. Sementara Hakim-hakim 20.37–40 117 orang-orang Israel agak mundur di depan suku Benyamin--sebab mereka mempercayai penghadang-penghadang yang ditempatkan mereka untuk menyerang Gibea--”Hakim-hakim 20:36 · TB
Terjemahan Baru
“Barulah orang Benyamin menyadari bahwa mereka sudah kalah. Pasukan inti Israel dengan sengaja telah melarikan diri dari orang-orang Benyamin karena mereka mengandalkan anak buah mereka di tempat-tempat persembunyian di sekitar Gibea.”Hakim-hakim 20:36 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Akhirnya suku Benyamin sadar bahwa mereka sudah kalah. Pasukan Israel lari dari pasukan Benyamin supaya pasukan Benyamin terpancing menjauh dari kota. Dengan begitu, pasukan Israel yang bersembunyi di sekeliling Gibea bisa leluasa menyerang kota itu.”Hakim-hakim 20:36 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“So the children of Benjamin saw that they were smitten: for the men of Israel gave place to the Benjamites, because they trusted unto the liers in wait which they had set beside Gibeah.”Hakim-hakim 20:36 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 20:36?
Orang Benyamin menyadari bahwa mereka telah kalah, sementara Israel mundur dari depan mereka, karena mereka mengandalkan pasukan pengadang yang telah ditempatkan di Gibea. Ini adalah bagian dari strategi Israel untuk mengelabui musuh.
Latar belakang
Saat Benyamin menyadari diri kalah
Orang Benyamin akhirnya melihat bahwa mereka telah dikalahkan, padahal sebelumnya mereka merasa menang. Sementara itu, pasukan utama Israel yang mundur memberi kesempatan kepada pasukan pengadang untuk menyerang kota Gibea, yang menjadi titik balik pertempuran.
Di mana
Gibea
Medan perang, tempat Benyamin menyadari kekalahan
Kapan
~1100 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Penulis kitab Hakim-hakim
Penutur kisah yang menggambarkan titik balik pertempuran
Kepada
Pembaca kitab Hakim-hakim
Umat yang belajar dari tragedi perang saudara
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נָגַף
nāġap̄ · dikalahkan
Mengalami kekalahan; sering digunakan untuk kekalahan yang dijatuhkan oleh Tuhan.
נָסוֹג
nāsōg · mundur
Mundur atau menarik diri; dalam konteks ini taktik untuk memancing lawan.
אֹרֵב
ʾōrēḇ · pengadang-pengadang
Pasukan yang bersembunyi untuk menyergap; penyergap atau penghadang.
Tiga kata ini menunjukkan bahwa kekalahan Benyamin bukan karena kehebatan pasukan Israel, melainkan karena strategi penyergapan yang dijalankan dengan mundurnya pasukan utama, yang akhirnya mengakibatkan malapetaka bagi Benyamin.
Tahukah kamu
Pentingnya pasukan pengadang
Pasukan pengadang yang bersembunyi ini sempat menunggu selama dua hari, bersabar hingga saat yang tepat untuk menyerang, menunjukkan perencanaan yang matang dalam peperangan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 20:36
Yosua 8:15-16
Takik mundur palsu
“Lalu Yosua dan seluruh orang Israel ... melarikan diri ke arah padang gurun”
Amsal 16:18
Kesombongan sebelum jatuh
“Ketinggian hati mendahului kehancuran, tetapi kerendahan hati mendahului kehormatan.”
Hakim-hakim 7:22
Kekacauan musuh
“Lalu TUHAN mengacaukan tentara musuh ...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 20:36
✕ Sering dikira
Mengira Israel kalah karena mereka mundur
✓ Yang sebenarnya
Mundur itu taktik untuk menjauhkan Benyamin dari kota, bukan tanda kekalahan; justru membuka jalan bagi pasukan pengadang.
✕ Sering dikira
Menganggap Benyamin tidak menyadari kekalahan sampai akhir
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini justru menunjukkan mereka menyadarinya, tetapi sudah terlambat karena terjebak.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 20:36
Jangan mudah menyerah ketika melihat musuh mundur; itu bisa jadi jebakan. Dalam hidup, belajarlah untuk tidak hanya melihat dari permukaan, tetapi carilah kehendak Tuhan dalam setiap situasi.
Tuhan, berikan aku ketajaman untuk mengenali muslihat dan strategi yang tersembunyi, serta kebijaksanaan untuk bertindak sesuai kehendak-Mu. Amin.