Utusan ke Benyamin

Hakim-hakim 20:12

Perang Saudara Melawan Benyamin

PerikopPerang Antara Israel dan Benyamin · Hakim-hakim 20:1-48 →
“Kemudian, suku-suku Israel mengirim orang kepada seluruh suku Benyamin, katanya, “Kejahatan apakah yang terjadi di antara kamu?”

Hakim-hakim 20:12 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Hakim-hakim 20:12?

Suku-suku Israel menanyakan kejahatan yang terjadi kepada suku Benyamin, menunjukkan upaya untuk mencari klarifikasi dan mengajak mereka bertanggung jawab. Ini adalah langkah damai sebelum bertindak, memberikan kesempatan untuk memperbaiki.

Latar belakang

Peringatan Terakhir

Israel mengirim utusan ke suku Benyamin, meminta mereka menyerahkan orang-orang dursila di Gibea untuk dihukum. Ini adalah upaya terakhir untuk menyelesaikan tanpa perang saudara.

Di mana

Wilayah Benyamin

Para utusan diutus dari Mizpa ke daerah suku Benyamin

Kapan

~1050 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Berkumpul di Mizpa
Penolakan Benyamin
Kamu di sini
S

Yang berbicara

Suku-suku Israel

Perwakilan dari semua suku kecuali Benyamin

S

Kepada

Suku Benyamin

Saudara sebangsa yang tinggal di wilayah Benyamin

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׁלַח

shalach · mengirim

Mengutus, menyuruh pergi dengan tujuan

רָעָה

ra'ah · kejahatan

Keburukan, kejahatan, hal yang merusak

בְּלִיַּעַל

beliyya'al · dursila

Orang yang tidak berguna, jahat, terkutuk

Tindakan 'mengirim' menunjukkan keinginan untuk bernegosiasi; 'kejahatan' dan 'dursila' menegaskan seriusnya tuduhan, bukan sekadar konflik biasa.

Tahukah kamu

Bahasa 'Kejahatan' dan 'Dursila'

Istilah 'dursila' (orang-orang Belial) merujuk pada orang-orang yang tidak berguna dan jahat, sering dipakai untuk pelanggaran berat.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 20:12

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 20:12

✕  Sering dikira

Israel langsung menyerang tanpa memberi kesempatan.

✓  Yang sebenarnya

Mereka mengirim utusan dulu, menawarkan jalan damai.

✕  Sering dikira

Permintaan mereka tidak adil karena hanya menuntut sebagian orang.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah tuntutan keadilan yang wajar untuk menghukum pelaku kejahatan.

Renungan

Renungan Singkat Hakim-hakim 20:12

Sebelum menghakimi, kita perlu mendengarkan dan mengonfrontasi dengan kasih. Komunikasi yang baik dapat mencegah konflik dan membuka jalan untuk rekonsiliasi.

Tuhan, berikan kami hikmat untuk berbicara dengan lembut dan mendengarkan dengan hati, agar kami dapat menyelesaikan konflik dengan cara yang berkenan kepada-Mu. Amin.