Tuntutan orang Israel kepada Benyamin
Hakim-hakim 20:13
Perang Saudara Melawan Benyamin
PerikopPerang Antara Israel dan Benyamin · Hakim-hakim 20:1-48 →“Dan, sekarang, serahkanlah orang-orang itu, yaitu orang-orang dursila di Gibea, supaya kami menghukum mati mereka dan menghapus kejahatan itu dari antara Israel. Akan tetapi, orang-orang Benyamin tidak mau menerima dan mendengarkan perkataan saudara-saudaranya dari keturunan Israel itu.”Hakim-hakim 20:13 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka sekarang, serahkanlah orang-orang itu, yakni orang-orang dursila yang di Gibea itu, supaya kami menghukum mati mereka dan dengan demikian menghapuskan yang jahat itu dari antara orang Israel." Tetapi bani Benyamin tidak mau mendengarkan perkataan saudara-saudaranya, orang Israel itu.”Hakim-hakim 20:13 · TB
Terjemahan Baru
“Serahkanlah orang-orang bejat dari Gibea itu kepada kami supaya kami bunuh mereka dan dengan demikian kami membasmi kejahatan itu dari tengah-tengah Israel." Tetapi orang Benyamin tidak menghiraukan perkataan orang-orang Israel yang lainnya itu.”Hakim-hakim 20:13 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Serahkanlah orang-orang bejat di Gibea itu untuk kita hukum mati, agar kejahatan ini terhapus dari Israel.” Akan tetapi, suku Benyamin tidak mau mendengarkan saudara-saudara mereka, yaitu umat Israel dari suku-suku lain.”Hakim-hakim 20:13 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Now therefore deliver us the men, the children of Belial, which are in Gibeah, that we may put them to death, and put away evil from Israel. But the children of Benjamin would not hearken to the voice of their brethren the children of Israel:”Hakim-hakim 20:13 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 20:13?
Orang Israel menuntut agar suku Benyamin menyerahkan orang-orang fasik di Gibea yang telah melakukan kejahatan keji, untuk dihukum mati demi membersihkan Israel dari dosa. Namun, suku Benyamin menolak permintaan itu dan memilih membela mereka.
Latar belakang
Tuntutan agar orang-orang dursila diserahkan
Orang Israel mengirim utusan ke seluruh suku Benyamin, menuntut agar orang-orang pelaku kekejian di Gibea diserahkan untuk dihukum mati. Mereka ingin menghapus kejahatan dari tengah-tengah Israel, tetapi Benyamin menolak mendengarkan saudara-saudaranya.
Di mana
Mizpa (tempat awal) dan Gibea (wilayah Benyamin)
Perundingan antar suku, diutusnya utusan ke seluruh Benyamin
Kapan
~1050 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Suku-suku Israel
Perwakilan suku-suku Israel yang marah atas kejahatan di Gibea
Kepada
Suku Benyamin
Saudara sebangsa yang melindungi pelaku kejahatan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
תְּנוּ
tenu · serahkanlah
berikanlah, serahkanlah; dari akar natan yang berarti memberi
בְּלִיַּעַל
beliya'al · dursila
orang yang tidak berguna, jahat, hina; sering dipakai untuk kekejian moral
בִּעֵר
bi'er · menghapus
menghapuskan, memusnahkan; akar kata untuk membakar habis atau membersihkan
Ketiga kata ini menunjukkan tuntutan untuk memberikan dan menghapuskan kejahatan, tetapi penolakan Benyamin justru membawa kehancuran.
Tahukah kamu
Orang-orang dursila
Frasa 'orang-orang dursila' secara harfiah berarti 'anak-anak Belial' dalam bahasa Ibrani, sering merujuk pada orang-orang yang tidak berguna dan jahat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 20:13
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 20:13
✕ Sering dikira
Mengira orang Israel ingin menghukum orang Benyamin secara tidak adil
✓ Yang sebenarnya
Mereka menuntut agar para pelaku kejahatan yang spesifik diserahkan, bukan menghukum seluruh suku.
✕ Sering dikira
Menganggap tuntutan ini muncul dari kebencian, padahal mereka sudah berunding dengan damai.
✓ Yang sebenarnya
Orang Israel mengirim utusan untuk berdialog, bukan langsung menyerang, menunjukkan itikad baik.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 20:13
Terkadang kita lebih memilih mempertahankan orang terdekat daripada menegakkan kebenaran, bahkan ketika mereka salah. Namun, kasih sejati berani menegur dan menegakkan keadilan, bukan menutupi kesalahan.
Tuhan, berikan aku keberanian untuk memilih yang benar dan adil, meskipun harus berbeda dari orang-orang yang kukasihi. Amin.