Akibat dari Ketidaktaatan
Hakim-hakim 2:3
Siklus Dosa dan Pembebasan
PerikopMalaikat TUHAN di Bokhim · Hakim-hakim 2:1-5 →“Karena itu, Aku juga berfirman, ‘Aku tidak akan mengusir mereka dari hadapanmu, dan ilah-ilah mereka akan menjadi jerat bagimu.’””Hakim-hakim 2:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lagi Aku telah berfirman: Aku tidak akan menghalau orang-orang itu dari depanmu, tetapi mereka akan menjadi musuhmu dan segala allah mereka akan menjadi jerat bagimu."”Hakim-hakim 2:3 · TB
Terjemahan Baru
“Jadi, sekarang dengarkan! Aku tak akan mengusir orang-orang negeri ini apabila kamu bertempur dengan mereka. Mereka akan menjadi musuh-musuhmu, dan kamu akan terjerat, sehingga kamu turut menyembah dewa-dewa mereka."”Hakim-hakim 2:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Karena itu Aku tidak akan lagi mengusir bangsa-bangsa Kanaan dari hadapan kalian. Mereka akan membuatmu menderita, dan kalian akan terjerat dalam penyembahan dewa mereka.””Hakim-hakim 2:3 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Wherefore I also said, I will not drive them out from before you; but they shall be as thorns in your sides, and their gods shall be a snare unto you.”Hakim-hakim 2:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 2:3?
Karena Israel tidak taat, Allah mengumumkan konsekuensi: Dia tidak akan mengusir bangsa-bangsa Kanaan dari hadapan mereka, dan ilah-ilah mereka akan menjadi jerat bagi Israel. Ini adalah hukuman atas ketidaktaatan mereka.
Latar belakang
Hukuman: Bangsa Lain Jadi Jerat
Tuhan menyatakan bahwa karena Israel tidak menaati perintah-Nya, Dia tidak akan lagi mengusir bangsa-bangsa Kanaan dari hadapan mereka. Dia memperingatkan bahwa allah-allah mereka akan menjadi jerat atau perangkap bagi Israel, menyebabkan mereka terus jatuh ke dalam penyembahan berhala.
Di mana
Bokhim
Di tempat pertemuan, kemungkinan dekat Gilgal atau tempat perlindungan
Kapan
~1380 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Malaikat TUHAN
Utusan surgawi yang menyampaikan firman, mewakili kehadiran TUHAN
Kepada
Bangsa Israel
Seluruh umat Israel yang berkumpul, mereka yang telah masuk ke tanah Kanaan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יָרַשׁ
yarash · mengusir
mengambil alih, mengusir, merebut milik
אֱלֹהִים
elohim · ilah-ilah
tuhan-tuhan, dewa-dewa (atau allah-allah)
מוֹקֵשׁ
moqesh · jerat
jerat, perangkap, alat untuk menangkap binatang
Ketika Israel gagal 'menguasai' (yarash) tanah itu dengan menghancurkan berhala (elohim), konsekuensinya adalah berhala-berhala itu akan menjadi 'perangkap' (moqesh) yang menghancurkan mereka. Ibadah berhala menjadi hukuman itu sendiri.
Tahukah kamu
Jerat Perangkap
Kata 'jerat' dalam bahasa Ibrani adalah 'moqesh', yang merujuk pada alat tangkap burung. Ini menggambarkan bagaimana penyembahan berhala akan memerangkap Israel secara halus.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 2:3
Bilangan 33:55
duri dan jerat
“Tetapi jika kamu tidak menghalau penduduk negeri itu dari hadapanmu, maka orang-orang yang kamu biarkan tinggal itu akan menjadi duri di matamu dan cobaan di lambungmu; mereka akan menyesatkan kamu di negeri ini.”
Yosua 23:13
jerat dan perangkap
“maka ketahuilah dengan sesungguhnya, bahwa TUHAN, Allahmu, tidak akan terus menghalau bangsa-bangsa itu dari hadapanmu, tetapi mereka akan menjadi jerat dan perangkap bagimu...”
Ulangan 7:16
perintah memusnahkan
“Engkau harus memusnahkan segala bangsa yang akan diserahkan TUHAN, Allahmu, kepadamu; janganlah engkau merasa sayang kepada mereka...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 2:3
✕ Sering dikira
Mengira bahwa Tuhan tidak sanggup mengusir bangsa-bangsa itu sehingga Dia berubah pikiran.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan dengan sengaja memilih untuk tidak mengusir mereka sebagai hukuman bagi Israel, bukan karena ketidakmampuan.
✕ Sering dikira
Mengira bahwa 'ilah-ilah' hanya merujuk pada patung, bukan sistem kepercayaan.
✓ Yang sebenarnya
Istilah ini mencakup allah-allah yang disembah, termasuk dewa-dewa seperti Baal dan Asytoret, yang memiliki pengaruh sosial dan budaya.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 2:3
Setiap keputusan yang tidak taat memiliki konsekuensi. Jika kita memilih untuk mengabaikan peringatan Tuhan, kita harus siap menghadapi akibatnya yang bisa menjadi 'jerat' dalam hidup kita.
Tuhan, sadarkan aku akan bahaya ketidaktaatan dan jauhkan aku dari jerat dosa yang dapat merusak hidupku. Amin.