Penerimaan Tamu
Hakim-hakim 19:21
Malam yang Kelam di Gibea
“Kemudian, dia membawa mereka ke rumahnya, diberinya makan keledai-keledainya. Mereka membasuh kakinya, kemudian makan dan minum.”Hakim-hakim 19:21 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sesudah itu dibawanyalah dia masuk ke rumahnya, lalu keledai-keledai diberinya makan; maka merekapun membasuh kaki, makan dan minum.”Hakim-hakim 19:21 · TB
Terjemahan Baru
“Kemudian ia membawa mereka ke rumahnya lalu memberi makanan kepada keledai-keledai mereka. Dan setelah tamu-tamunya itu mencuci kaki, mereka makan.”Hakim-hakim 19:21 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kemudian dia membawa mereka ke rumahnya dan memberi makan keledai mereka. Sesudah semua mencuci kaki, mereka makan bersama.”Hakim-hakim 19:21 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“So he brought him into his house, and gave provender unto the asses: and they washed their feet, and did eat and drink.”Hakim-hakim 19:21 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 19:21?
Orang tua itu membawa mereka ke rumahnya, memberi makan keledai-keledai mereka, membasuh kaki mereka, dan menyediakan makanan dan minuman. Tindakan ini adalah wujud keramahan yang lengkap, merawat baik manusia maupun hewan, serta menghormati tamu dengan membasuh kaki.
Latar belakang
Perjamuan dan Pembasuhan Kaki
Orang tua itu membawa mereka masuk ke rumah, memberi makan keledai-keledai, dan menyediakan air untuk membasuh kaki mereka, sebuah tradisi keramahan kuno. Mereka kemudian makan dan minum bersama, menikmati keamanan sementara.
Di mana
Gibea
Di rumah orang tua, malam hari
Kapan
~1100 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Narator
Penulis kitab Hakim-hakim, menyampaikan kisah ini
Kepada
Pembaca/umat Israel
Generasi yang hidup setelah peristiwa ini
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רָחַץ
rachatz · membasuh
mencuci, membasuh, membersihkan
אָכַל
akal · makan
memakan, mengonsumsi
שָׁתָה
shatah · minum
minum
Tindakan sederhana ini (membasuh kaki, makan, minum) menunjukkan 'shalom' yang ditawarkan tuan rumah—kesejahteraan yang utuh. Namun, ketenangan ini segera terusik oleh ketidakadilan, menggarisbawahi rapuhnya damai di Israel.
Tahukah kamu
Membasuh kaki
Membasuh kaki adalah tugas hamba, tetapi menjadi simbol kerendahan hati dan pelayanan. Di iklim berpasir, kaki yang kotor memerlukan pembersihan, dan tuan rumah yang baik melakukannya sendiri atau menyuruh pelayan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 19:21
Yohanes 13:14
simbol pelayanan
“Jika Aku, Tuhan dan Gurumu, membasuh kakimu, maka kamu pun wajib saling membasuh kaki.”
Kejadian 24:32
pola keramahan
“Orang itu masuk ke rumah, lalu unta-unta itu diberi jerami dan makanan, dan air disediakan untuk membasuh kaki orang itu serta orang-orang yang menyertainya.”
1 Timotius 5:10
tanda pelayanan
“dan yang dikenal karena perbuatan baiknya, seperti membesarkan anak, memberi tumpangan, membasuh kaki sesama orang kudus, menolong orang yang susah, dan melakukan segala macam perbuatan baik.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 19:21
✕ Sering dikira
Membasuh kaki hanya sebagai ritual keagamaan.
✓ Yang sebenarnya
Itu adalah praktik keramahan sehari-hari, bukan ritual khusus, meskipun kemudian menjadi simbol pelayanan.
✕ Sering dikira
Peristiwa ini menunjukkan bahwa semua orang tua penduduk Gibea itu baik.
✓ Yang sebenarnya
Orang tua ini adalah pengecualian; mayoritas penduduk kota justru jahat, seperti terlihat di ayat 22.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 19:21
Membasuh kaki adalah tanda kerendahan hati dan pelayanan. Kita bisa menunjukkan kasih dengan melakukan hal-hal kecil yang membuat orang lain merasa diterima dan dihargai.
Tuhan, ubah aku menjadi pribadi yang suka melayani dengan rendah hati, seperti orang tua ini. Amin.