Terbenam di Dekat Gibea

Hakim-hakim 19:14

Kekejaman di Gibea

PerikopOrang Lewi dan Hamba Perempuannya · Hakim-hakim 19:1-30 →
“Lalu, mereka berjalan terus dan melanjutkan perjalanannya. Matahari terbenam ketika mereka sampai di dekat Gibea, kepunyaan suku Benyamin.”

Hakim-hakim 19:14 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Hakim-hakim 19:14?

Matahari terbenam ketika mereka mencapai Gibea, sebuah kota dalam wilayah suku Benyamin, sehingga mereka memutuskan untuk berhenti di sana.

Latar belakang

Matahari Terbenam, Keputusan Terdesak

Mereka terus berjalan dan matahari tenggelam ketika tiba di dekat Gibea, sebuah kota suku Benyamin. Hari sudah gelap, dan mereka harus segera mencari tempat bermalam.

Di mana

Dekat Gibea, wilayah Benyamin

Saat matahari terbenam, di perjalanan

Kapan

~1100 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Meninggalkan Yebus
Singgah di Gibea
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Narator

Penulis Kitab Hakim-hakim

P

Kepada

Pembaca

Orang-orang yang mengenal kisah Israel

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עָבַר

abar · berjalan

melintas, melewati

שֶׁמֶשׁ

shemesh · matahari

matahari, terang hari

בּוֹא

bo · tiba

datang, sampai

'Abar' (melewati) menunjukkan kecepatan mereka; 'shemesh' (matahari) adalah penanda waktu yang krusial; 'bo' (sampai) menegaskan akhir perjalanan. Ini menekankan urgensi menemukan perlindungan malam.

Tahukah kamu

Waktu yang Tepat

Matahari terbenam adalah batas waktu perjalanan di zaman kuno. Jika terlambat, berbahaya karena jalan gelap dan banyak hewan liar.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 19:14

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 19:14

✕  Sering dikira

Mereka tiba setelah benar-benar gelap, padahal baru 'matahari terbenam'.

✓  Yang sebenarnya

Terjemahan 'telah terbenam' bisa berarti sedang turun, masih ada sedikit cahaya.

✕  Sering dikira

Gibea adalah kota besar yang ramah, padahal tidak demikian.

✓  Yang sebenarnya

Tidak ada sambutan; mereka justru berhenti di tanah lapang.

Renungan

Renungan Singkat Hakim-hakim 19:14

Waktu yang terlambat sering membuat kita mengambil keputusan dengan terburu-buru. Namun, di saat-saat seperti itu, kita perlu berdoa dan meminta petunjuk Tuhan agar tidak salah langkah.

Ya Tuhan, saat hari mulai gelap dan kami lelah, bimbinglah kami dalam setiap keputusan kami, jangan biarkan kami tersesat. Amin.