Lewi yang kehilangan gundik

Hakim-hakim 19:1

Kisah Tragis di Gibea

Adapun pada zaman itu, tidak ada raja di Israel. Ada seorang Lewi tinggal di balik Pegunungan Efraim, yang mengambil seorang gundik dari Betlehem-Yehuda.

Hakim-hakim 19:1 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Hakim-hakim 19:1?

Ayat ini menceritakan bahwa pada zaman Hakim-him, tidak ada raja di Israel, dan setiap orang melakukan apa yang benar menurut pandangannya sendiri. Seorang Lewi dari Efraim mengambil seorang gundik dari Betlehem-Yehuda.

Latar belakang

Tidak ada raja, tidak ada aturan

Ayat ini memperkenalkan seorang Lewi yang tinggal di pegunungan Efraim, dan ia mengambil seorang gundik dari Betlehem-Yehuda. Ini menunjukkan kondisi sosial yang mulai kacau, tanpa kepemimpinan yang jelas.

Di mana

Pegunungan Efraim

Perbukitan Efraim, daerah pedalaman

Kapan

~1100 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kekacauan tanpa raja
Tragedi Gibea
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Hakim-hakim

penulis anonim yang merangkum sejarah Israel

P

Kepada

Pembaca Israel

umat Israel yang hidup dalam kekacauan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

פִּילֶגֶשׁ

pilegesh · gundik

istri sekunder dengan status lebih rendah

גּוּר

gur · tinggal

tinggal sebagai pendatang atau orang asing

לָקַח

laqach · mengambil

mengambil, membawa; digunakan untuk pernikahan

Kata 'gur' menunjukkan bahwa Lewi ini adalah pendatang, sedangkan 'pilegesh' menunjukkan hubungan yang kurang formal. Ini menandakan ketidakstabilan hidup di zaman tanpa raja.

Tahukah kamu

Gundik dalam budaya Israel

Gundik adalah istri sekunder yang sah secara hukum, tetapi statusnya lebih rendah dari istri utama. Keberadaannya menunjukkan praktik sosial yang umum pada zaman itu.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 19:1

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 19:1

✕  Sering dikira

Menganggap gundik adalah selingkuhan tidak resmi.

✓  Yang sebenarnya

Gundik adalah istri sah tetapi statusnya di bawah istri utama.

✕  Sering dikira

Mengira 'tidak ada raja' berarti anarki total.

✓  Yang sebenarnya

Maksudnya tidak ada raja manusia sebagai pemimpin, sehingga Tuhan dipandang sebagai raja.

Renungan

Renungan Singkat Hakim-hakim 19:1

Ketiadaan kepemimpinan rohani menyebabkan kekacauan moral. Mari kita periksa apakah kita memiliki 'raja' dalam hidup kita, yaitu otoritas Tuhan yang memimpin setiap keputusan.

Tuhan, jadilah Raja atas hidupku, agar setiap langkahku sesuai dengan kehendak-Mu. Amin.