Mata-mata Minta Petunjuk

Hakim-hakim 18:5

Mikha dan Suku Dan

Mereka berkata kepadanya, “Tolong, tanyakanlah kepada Allah supaya kami tahu apakah perjalanan yang kami tempuh ini akan berhasil?”

Hakim-hakim 18:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Hakim-hakim 18:5?

Para pengintai meminta orang Lewi itu untuk menanyakan kepada Allah apakah perjalanan mereka akan berhasil. Mereka ingin mendapatkan keyakinan dari Tuhan sebelum melanjutkan rencana mereka.

Latar belakang

Meminta Petunjuk dari Sumber yang Salah

Mata-mata meminta imam itu bertanya kepada Allah tentang keberhasilan perjalanan mereka. Mereka menggunakan imam yang melayani berhala, bukan Tuhan, untuk mencari kehendak ilahi.

Di mana

Pegunungan Efraim, rumah Mikha

Di dalam rumah, saat mereka singgah untuk bermalam

Kapan

~1375 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Imam menjelaskan posisinya
Imam menjanjikan keberhasilan
Kamu di sini
L

Yang berbicara

Lima mata-mata suku Dan

Orang-orang perkasa dari Zora dan Esytaol, sedang mengintai negeri

I

Kepada

Imam muda Lewi

Seorang Lewi yang melayani di rumah Mikha sebagai imam pribadi

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׁאַל

sha'al · tanyakan

meminta informasi atau petunjuk dari seseorang atau sesuatu

אֱלֹהִים

elohim · Allah

sebutan untuk Allah atau ilah

צָלַח

tsalach · berhasil

sukses atau berjalan dengan baik

Kata 'tanyakan' kepada 'Allah' tetapi melalui 'berhasil' menunjukkan pencampuran iman dan takhayul, karena mereka tidak sungguh-sungguh mencari Allah yang benar.

Tahukah kamu

Media Petunjuk

Orang Israel sering menggunakan efod dan terafim sebagai alat untuk menanyakan kehendak Allah, padahal hal itu dilarang.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 18:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 18:5

✕  Sering dikira

Menganggap pertanyaan mereka adalah bentuk iman kepada Tuhan.

✓  Yang sebenarnya

Mereka meminta petunjuk kepada imam berhala, bukan kepada Tuhan langsung.

✕  Sering dikira

Berpikir imam itu benar-benar mendengarkan Tuhan.

✓  Yang sebenarnya

Imam itu tidak memiliki otoritas ilahi, ia hanya memberikan jawaban yang menyenangkan.

Renungan

Renungan Singkat Hakim-hakim 18:5

Saat kita ragu, penting untuk mencari kehendak Tuhan. Namun, pastikan kita juga siap menerima jawaban-Nya, baik sesuai atau tidak dengan keinginan kita.

Tuhan, firman-Mu adalah penuntun. Bimbinglah aku dalam setiap langkahku dan beri aku kepastian saat aku mencari kehendak-Mu. Amin.