Hakim-hakim 18:27
“Kemudian, keturunan Dan membawa barang-barang yang dibuat Mikha, juga imam kepunyaannya, lalu datang ke Lais, yang rakyatnya hidup dengan aman dan tenteram. Mereka mengalahkannya dengan mata pedang dan membakar kotanya dengan api.”Hakim-hakim 18:27 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu bani Dan, dengan membawa barang-barang yang dibuat Mikha, juga imamnya, mendatangi Lais, yakni rakyat yang hidup dengan aman dan tenteram. Mereka memukul orang-orang itu dengan mata pedang dan kotanya dibakar.”Hakim-hakim 18:27 · TB
Terjemahan Baru
“Sesudah orang-orang suku Dan itu melarikan imam itu serta barang-barang ibadat buatan Mikha itu, mereka pergi menyerang Lais, kota yang penduduknya hidup aman dan tentram. (Kota itu berada dalam satu lembah dengan kota Bet-Rehob). Orang-orang Dan itu membunuh seluruh penduduk Lais lalu membakar kota itu. Tidak ada yang datang menolong orang-orang Lais itu karena tempat mereka terpencil dan jauh dari Sidon. Setelah itu orang-orang Dan membangun kembali kota itu kemudian tinggal di sana.”Hakim-hakim 18:27 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Pasukan Dan membawa patung-patung buatan Mika beserta imamnya ke kota Lais, yang penduduknya hidup aman dan tenteram. Mereka membunuh semua penduduknya dan membakar kota itu.”Hakim-hakim 18:27 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And they took the things which Micah had made, and the priest which he had, and came unto Laish, unto a people that were at quiet and secure: and they smote them with the edge of the sword, and burnt the city with fire.”Hakim-hakim 18:27 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 18:27?
Suku Dan menyerang kota Lais yang aman dan tenteram, membunuh penduduknya dan membakar kotanya. Ini tindakan kekerasan yang kejam terhadap orang-orang yang tidak bersalah.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 18:27
Periksa hatimu: adakah keinginan untuk mengambil apa yang bukan hakmu? Kekerasan dan penindasan tidak pernah dibenarkan, bahkan jika kita merasa berhak. Belajarlah menghargai hak orang lain.
Tuhan, jauhkan aku dari tindakan yang merugikan orang lain demi keuntungan pribadi. Buatlah hatiku peka terhadap penderitaan sesama. Amin.