Tuduhan dan Rayuan
Hakim-hakim 16:15
Simson dan Delila: Rahasia Kekuatan
“Perempuan itu berkata kepadanya, “Bagaimana mungkin engkau berkata mencintaiku sementara hatimu tidak bersamaku? Sekarang, sudah tiga kali engkau mempermainkan aku dan tidak memberitahukan mengapa kekuatanmu begitu besar.””Hakim-hakim 16:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Berkatalah perempuan itu kepadanya: "Bagaimana mungkin engkau berkata: Aku cinta kepadamu, padahal hatimu tidak tertuju kepadaku? Sekarang telah tiga kali engkau mempermain-mainkan aku dan tidak mau menceritakan kepadaku, karena apakah kekuatanmu demikian besar."”Hakim-hakim 16:15 · TB
Terjemahan Baru
“Kemudian kata Delila kepadanya, "Ah, kau katakan kaucinta kepada saya padahal hatimu jauh dari saya! Sudah tiga kali kau mempermainkan saya, dan sampai sekarang pun kau tak mau memberitahukan mengapa kau begitu kuat."”Hakim-hakim 16:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Maka Delila berkata kepada Simson, “Kamu mengaku cinta kepadaku, tetapi mana buktinya! Kamu bahkan tidak percaya kepadaku. Sudah tiga kali kamu mempermainkan aku dan tidak mau memberitahukan rahasia kekuatanmu.””Hakim-hakim 16:15 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And she said unto him, How canst thou say, I love thee, when thine heart is not with me? thou hast mocked me these three times, and hast not told me wherein thy great strength lieth.”Hakim-hakim 16:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 16:15?
Delila memanipulasi Simson dengan bertanya bagaimana dia bisa berkata cinta padanya tetapi tidak memercayainya. Dia menuduh Simson mempermainkannya karena tiga kali memberikan jawaban yang salah. Ini menekankan tekanan emosional yang dia gunakan untuk mengungkap rahasianya.
Latar belakang
Emosi Dimainkan
Delila memakai tuduhan dan rayuan: dia berkata Simson tidak sungguh mencintainya karena tidak mau berbagi rahasia. Dia juga mengingatkan bahwa sudah tiga kali dia dipermainkan.
Di mana
Lembah Sorek
Di rumah Delila, suasana emosional
Kapan
~1050 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Delila
Perempuan Filistin yang memeras rahasia dengan rayuan
Kepada
Simson
Hakim Israel, nazir Allah, kuat tapi lemah terhadap cinta
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אָהַב
'ahav · cinta
mengasihi, menyayangi secara pribadi
לֵב
lev · hati
hati, pusat perasaan dan pikiran
תָּעַל
ta'al · permainkan
memperdaya, mempermainkan, menipu
Delila menggabungkan kata cinta dan hati untuk menyerang emosi Simson; dia menuduh Simson menipu, bukan sekadar merahasiakan sesuatu.
Tahukah kamu
Bahasa Kasih
Delila memanipulasi dengan kata 'cinta', tapi dalam budaya Ibrani, cinta sering dibuktikan dengan kesetiaan, bukan sekadar kata-kata.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 16:15
Pengkhotbah 7:26
Perempuan penggoda
“Dan aku menemukan sesuatu yang lebih pahit daripada maut: perempuan yang jahat—hatinya seperti jaring, dan tangannya seperti belenggu.”
Amsal 6:26
Godaan mematikan
“Karena dengan perempuan sundal, sepotong roti saja; tetapi isteri orang lain memikat nyawa yang berharga.”
Hakim-hakim 14:16
Pola sebelumnya
“Lalu istri Simson menangis di depannya, katanya, 'Kamu pasti membenci aku, tidak mengasihi aku!'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 16:15
✕ Sering dikira
Delila benar-benar mencintai Simson dan hanya ingin tahu rahasia untuk melindunginya.
✓ Yang sebenarnya
Delila telah diupah oleh raja Filistin, jadi motifnya adalah keuntungan, bukan kasih.
✕ Sering dikira
Simson tidak peduli dengan tuduhan Delila.
✓ Yang sebenarnya
Ayat berikutnya menunjukkan dia sangat terpengaruh sampai merasa seperti mau mati.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 16:15
Pernyataan cinta bisa digunakan sebagai alat manipulasi untuk mendapatkan apa yang diinginkan. Kita dipanggil untuk mengasihi dengan tulus, bukan untuk memanfaatkan orang lain. Periksa motivasi Anda dalam hubungan, apakah Anda murni atau ada kepentingan tersembunyi.
Tuhan, murnikanlah kasih saya sehingga saya tidak memakai kata cinta untuk kepentingan pribadi, Amin.