Hakim-hakim 16:14
“Lalu, ketika dia tidur, perempuan itu mengambil ketujuh kepangan rambutnya, menjalinnya dengan lungsin, dan mengokohkannya dengan patok. Kemudian, dia berseru kepadanya, “Orang-orang Filistin menyerangmu, Simson!” Akan tetapi, Simson terbangun dari tidurnya dan disentaknya patok tenunan hingga lepas dari lungsin itu.”Hakim-hakim 16:14 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kemudian perempuan itu mengokohkan lagi tenunan itu dengan patok, lalu berserulah ia kepadanya: "Orang-orang Filistin menyergap engkau, Simson." Tetapi ketika ia terjaga dari tidurnya, disentaknya lepas patok tenunan dan lungsin itu.”Hakim-hakim 16:14 · TB
Terjemahan Baru
“Maka Delila membuat Simson tertidur lalu ia menjalin tujuh untaian rambut Simson pada benang di perkakas tenun. Setelah itu ia mengikatnya pada kayu perkakas tenun itu lalu berseru, "Simson! Orang Filistin datang!" Simson pun bangun lalu menarik rambutnya hingga lepas dari perkakas tenun itu.”Hakim-hakim 16:14 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Maka waktu Simson tidur, Delila menganyam ketujuh untaian rambut Simson pada benang di alat tenun dan mengencangkannya dengan pasak. Lalu berteriaklah dia kepada Simson, “Simson! Orang-orang Filistin ada di sini untuk menangkapmu!” Tetapi ketika Simson bangun, dia menyentak pasak itu, alat tenun, beserta dengan benang-benangnya sehingga semuanya lepas.”Hakim-hakim 16:14 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And she fastened it with the pin, and said unto him, The Philistines be upon thee, Samson. And he awaked out of his sleep, and went away with the pin of the beam, and with the web.”Hakim-hakim 16:14 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 16:14?
Delila mencoba trik menenun rambut Simson dengan lungsin dan patok, tetapi Simson bangun dan mencabutnya, sehingga rencana itu gagal. Ini menunjukkan bahwa ketiga kalinya Delila mencoba, Simson tetap kuat, dan sumber kekuatannya masih belum terungkap.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 16:14
Kita bisa belajar dari kegigihan Delila, tetapi juga waspada terhadap orang yang terus mendesak untuk mendapatkan informasi yang bersifat pribadi. Penting untuk menjaga hati dan membagikan rahasia hanya dengan yang dipercaya.
Tuhan, berikanlah saya hikmat untuk mengetahui kepada siapa saya membagikan hal-hal yang dalam dan penting, Amin.