Malaikat Menolak Santapan
Hakim-hakim 13:16
Kelahiran Simson Diumumkan
PerikopKelahiran Simson · Hakim-hakim 13:1-25 →“Malaikat TUHAN berkata kepada Manoah, “Sekalipun kamu menahanku, aku tidak akan memakan hidanganmu. Akan tetapi, jika kamu membuatnya menjadi korban bakaran, persembahkanlah itu kepada TUHAN.” Sebab, Manoah tidak mengetahui bahwa dia adalah malaikat TUHAN.”Hakim-hakim 13:16 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi jawab Malaikat TUHAN itu kepada Manoah: "Sekalipun engkau menahan Aku di sini, hidanganmu itu tidak akan Kumakan. Tetapi jika engkau hendak mengolahnya menjadi korban bakaran, persembahkanlah itu kepada TUHAN." Sebab Manoah tidak mengetahui, bahwa Dia itu Malaikat TUHAN.”Hakim-hakim 13:16 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi malaikat TUHAN itu berkata, "Sekalipun aku menunggu di sini, aku tidak akan makan apa yang kausajikan itu nanti. Tetapi, kalau engkau mau juga menyajikannya, sajikanlah itu sebagai kurban bakaran, dan persembahkanlah kepada TUHAN." Manoah belum menyadari bahwa yang berbicara dengan dia itu adalah malaikat TUHAN. Jadi ia berkata, "Kalau begitu, sudilah kiranya Tuan memberitahukan nama Tuan, supaya kalau apa yang Tuan katakan itu telah terjadi nanti, kami dapat memberi penghormatan kami kepada Tuan."”Hakim-hakim 13:16 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Jawab malaikat itu, “Walaupun aku menunggu, aku tidak akan memakan apa yang kamu sajikan. Tetapi kamu boleh menyiapkan kurban yang dibakar habis dan mempersembahkannya kepada TUHAN.” (Manoah belum menyadari bahwa orang itu adalah malaikat.)”Hakim-hakim 13:16 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the angel of the LORD said unto Manoah, Though thou detain me, I will not eat of thy bread: and if thou wilt offer a burnt offering, thou must offer it unto the LORD. For Manoah knew not that he was an angel of the LORD.”Hakim-hakim 13:16 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Hakim-hakim 13:16?
Malaikat TUHAN menolak makanan yang ditawarkan Manoah dan menyuruhnya mempersembahkan korban bakaran kepada TUHAN. Manoah belum tahu bahwa orang itu adalah malaikat TUHAN, jadi dia tidak mengerti maksudnya.
Latar belakang
Malaikat Menolak Makan
Manoah menawarkan jamuan makan kepada Malaikat TUHAN, tetapi malaikat menolak dan menyuruh agar persembahan itu diberikan sebagai korban bakaran kepada TUHAN. Manoah belum menyadari siapa tamunya itu.
Di mana
Zora
Di ladang dekat Zora, wilayah suku Dan
Kapan
~1100 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Malaikat TUHAN
utusan ilahi, penampakan Allah dalam rupa manusia
Kepada
Manoah
ayah Simson, dari Zora, suami yang setia
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עֹלָה
'olah · korban
korban bakaran yang dibakar seluruhnya
עָשָׂה
'asah · persembahkan
membuat, melakukan, mempersembahkan
יְהוָה
YHWH · TUHAN
nama pribadi Allah Israel
Malaikat mengalihkan penyembahan dari dirinya kepada YHWH, menekankan bahwa hanya Allah yang layak menerima korban.
Tahukah kamu
Identitas Malaikat
Dalam budaya kuno, menerima makanan berarti mengikat persekutuan. Penolakan malaikat menegaskan bahwa ia bukan manusia biasa, melainkan wakil Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 13:16
Ulangan 12:14
tempat korban
“tetapi hanya di tempat yang akan dipilih TUHAN... di sanalah engkau harus mempersembahkan korban bakaranmu”
Mazmur 51:19
korban sejati
“Korban bakaran bagi Allah ialah jiwa yang hancur”
Ibrani 13:16
korban yang berkenan
“Janganlah kamu lupa berbuat baik dan memberi bantuan; sebab korban-korban yang demikianlah yang berkenan kepada Allah”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 13:16
✕ Sering dikira
Manoah ingin memberi makan malaikat sebagai tanda hormat biasa.
✓ Yang sebenarnya
Manoah mungkin mengira dia manusia biasa, sehingga menawarkan jamuan.
✕ Sering dikira
Malaikat menolak makan karena tidak lapar.
✓ Yang sebenarnya
Penolakan itu menunjukkan status ilahinya dan mengarahkan persembahan kepada Allah.
Renungan
Renungan Singkat Hakim-hakim 13:16
Terkadang kita bingung dengan cara Tuhan bekerja. Tetapi Tuhan mengarahkan kita untuk memberi kemuliaan kepada-Nya, bukan kepada manusia atau malaikat. Saat kita melayani, pastikan fokus kita adalah untuk Tuhan.
Bapa, mampukan aku untuk mempersembahkan hidupku sebagai korban yang berkenan kepada-Mu, bukan untuk mencari pujian manusia. Amin.