Yefta Menolak Panggilan

Hakim-hakim 11:7

Yefta: Pahlawan yang Terbuang

“Yefta berkata kepada para tua-tua Gilead, “Bukankah kamu membenci dan mengusir aku dari keluargaku? Mengapa sekarang kamu datang kepadaku ketika kamu terdesak?””

Hakim-hakim 11:7 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Hakim-hakim 11:7?

Yefta mengingatkan para tua-tua Gilead bahwa mereka telah membenci dan mengusirnya dari keluarganya, dan sekarang mereka datang membutuhkan bantuannya saat terdesak.

Latar belakang

Yefta Membalas dengan Sindiran

Para tua-tua Gilead yang dulu membiarkan Yefta diusir kini datang meminta tolong karena ancaman Amon. Yefta mengingatkan mereka akan penolakan yang pernah dialaminya, menunjukkan kekecewaannya.

Di mana

Tanah Tob

Di perkemahan Yefta

Kapan

~1100 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pengusiran Yefta oleh saudara
Perang melawan Amon
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yefta

Pemimpin perang dari Gilead, diasingkan karena statusnya

P

Kepada

Para tua-tua Gilead

Pemimpin suku yang datang meminta bantuan Yefta

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שנא

sane · membenci

benci, memusuhi

גרש

garash · mengusir

mengusir, mengeluarkan dengan paksa

צרר

tsarar · terdesak

berada dalam kesempitan, tertekan

Kata-kata ini menunjukkan hubungan yang retak: kebencian memicu pengusiran, dan kini bangsa Israel yang terdesak. Yefta menekankan ironi bahwa mereka baru mengingatnya saat dalam kesulitan.

Tahukah kamu

Tanah Tob: Tempat Pelarian

Tob adalah daerah di sebelah timur Yordan, sering dikaitkan dengan orang-orang buangan yang membentuk kelompok bersenjata.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 11:7

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 11:7

✕  Sering dikira

Yefta membenci para tua-tua dan berniat membalas dendam.

✓  Yang sebenarnya

Yefta hanya mengungkapkan kekecewaan, tetapi tetap bersedia membantu setelah mereka berjanji.

✕  Sering dikira

Yefta adalah seorang pemimpin yang sombong dan angkuh.

✓  Yang sebenarnya

Yefta hanya menegaskan posisinya yang sebelumnya ditolak, sebelum akhirnya menerima panggilan.

Renungan

Renungan Singkat Hakim-hakim 11:7

Ketika kita membutuhkan pertolongan, jangan lupa bagaimana kita memperlakukan orang lain sebelumnya. Pengakuan akan kesalahan bisa menjadi langkah awal rekonsiliasi.

Ya Tuhan, ajarkan kami untuk meminta maaf dan memperbaiki hubungan sebelum meminta pertolongan. Amin.