Perjanjian Yefta

Hakim-hakim 11:9

Yefta: Pahlawan yang Terbuang

Yefta berkata kepada para tua-tua Gilead, “Jika kamu membawa aku kembali untuk berperang melawan orang-orang Amon, dan TUHAN menyerahkan mereka kepadaku, akankah aku menjadi kepala atas kamu?”

Hakim-hakim 11:9 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Hakim-hakim 11:9?

Yefta meminta jaminan bahwa jika TUHAN memberikan kemenangan, ia akan menjadi kepala atas seluruh penduduk Gilead, menunjukkan ia mengutamakan kepemimpinan yang sah.

Latar belakang

Syarat yang Diajukan Yefta

Yefta menegosiasikan syarat: jika TUHAN memberinya kemenangan, ia harus menjadi kepala atas seluruh Gilead. Ini menunjukkan bahwa Yefta ingin kepastian jabatan, bukan sekadar perintah perang.

Di mana

Tanah Tob

Di perkemahan Yefta

Kapan

~1100 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Tawaran tua-tua Gilead
Pengangkatan Yefta sebagai pemimpin
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yefta

Pemimpin perang dari Gilead, diasingkan karena statusnya

P

Kepada

Para tua-tua Gilead

Pemimpin suku yang datang meminta bantuan Yefta

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

ראש

rosh · kepala

kepala, pemimpin, panglima

יהוה

YHWH · TUHAN

Tuhan, nama pribadi Allah Israel

נתן

natan · menyerahkan

memberi, menempatkan

Penggunaan 'rosh' (kepala) dan 'YHWH' menunjukkan Yefta mengakui bahwa kemenangan berasal dari Allah. Namun, ia juga memastikan posisinya sebagai pemimpin, menggabungkan kerendahan di hadapan Tuhan dengan ketegasan.

Tahukah kamu

Tanah Tob: Tempat Pelarian

Tob adalah daerah di sebelah timur Yordan, sering dikaitkan dengan orang-orang buangan yang membentuk kelompok bersenjata.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 11:9

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 11:9

✕  Sering dikira

Yefta sedang mencoba mengatur Allah dengan janjinya.

✓  Yang sebenarnya

Yefta sedang memastikan janji manusia, bukan mengatur Allah. Ia tetap mengakui bahwa kemenangan berasal dari Allah.

✕  Sering dikira

Yefta menuntut kekuasaan sebagai imbalan atas jasanya.

✓  Yang sebenarnya

Yefta ingin kepemimpinan yang sah agar dapat memerintah bangsanya, bukan sekadar mencari keuntungan pribadi.

Renungan

Renungan Singkat Hakim-hakim 11:9

Saat diberi tanggung jawab, penting untuk memperjelas peran dan otoritas kita. Kejelasan tugas mencegah salah paham di kemudian hari.

Bapa, berikan kami hikmat untuk menyepakati peran dan tanggung jawab sebelum melangkah. Amin.