Ketaatan yang Ikhlas

Hakim-hakim 11:36

Janji yang Membawa Duka

PerikopJanji Yefta · Hakim-hakim 11:29-40 →
“Anaknya berkata kepadanya, “Ayah, engkau telah berjanji kepada TUHAN, lakukanlah itu sesuai ucapan yang keluar dari mulutmu. Sebab, TUHAN telah mengadakan pembalasan terhadap musuh-musuhmu, yaitu orang-orang Amon.””

Hakim-hakim 11:36 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Hakim-hakim 11:36?

Anak perempuan Yefta menunjukkan ketaatan dan keberanian, meminta ayahnya menepati janji kepada Tuhan. Ia menerima nasibnya dengan ikhlas, mengakui bahwa Tuhan telah memberi kemenangan, sehingga ia rela mengorbankan masa depannya.

Latar belakang

Kepasrahan Sang Putri

Anak Yefta menanggapi dengan tenang: menyuruh ayahnya menepati nazar kepada TUHAN, karena Tuhan telah memberikan kemenangan. Ia hanya meminta waktu dua bulan untuk berkabung bersama teman-temannya.

Di mana

Mizpa, Gilead

Di depan rumah, setelah pengakuan Yefta

Kapan

~1100 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kemenangan atas Amon
Korban nazar Yefta
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Anak perempuan Yefta

anak tunggal, setia dan rela berkorban

Y

Kepada

Yefta

ayahnya, hakim Israel

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עֲשֵׂה

aseh · lakukanlah

buatlah, lakukanlah

דָּבָר

davar · ucapan

perkataan, firman

יָצָא מִפִּיךָ

yatsa mippikha · keluar dari mulutmu

yang keluar dari bibirmu

Kata 'davar' berarti perkataan yang berkuasa; 'yang keluar dari mulut' menekankan bahwa nazar itu sakral. Anak Yefta mengerti pentingnya menepati janji kepada Allah.

Tahukah kamu

Keberanian Seorang Anak

Dalam budaya patriarkal, anak perempuan sering tidak punya suara. Di sini, ia berbicara dengan berani dan menerima nasibnya, menunjukkan iman yang luar biasa.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 11:36

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 11:36

✕  Sering dikira

Menganggap anak Yefta setuju dengan korban manusia.

✓  Yang sebenarnya

Ia menerima nazar ayahnya sebagai kewajiban agama, meskipun itu tragis; kita tidak boleh meniru.

✕  Sering dikira

Mengira anak Yefta hanya pasrah tanpa iman.

✓  Yang sebenarnya

Ia justru mengingatkan ayahnya bahwa Tuhan telah memberi kemenangan, menunjukkan imannya.

Renungan

Renungan Singkat Hakim-hakim 11:36

Ketaatan kepada Tuhan dan menepati janji adalah hal yang mulia, meskipun memerlukan pengorbanan. Jadilah pribadi yang berani menanggung konsekuensi dari komitmen, dan percayalah Tuhan menyertai dalam setiap pengorbanan.

Tuhan, berikan aku keberanian untuk setia pada janji dan rela berkorban demi kemuliaan-Mu. Amin.