Zebulon Menahan Diri

Hakim-hakim 1:30

Perjuangan Menaklukkan Tanah Perjanjian

Suku Zebulon tidak mengusir penduduk Kitron dan penduduk Nahalol. Jadi, orang-orang Kanaan itu pun tinggal di tengah-tengah mereka sebagai pekerja rodi.

Hakim-hakim 1:30 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Hakim-hakim 1:30?

Suku Zebulon gagal mengusir penduduk Kitron dan Nahalol, dan akhirnya orang Kanaan itu menjadi pekerja rodi bagi mereka. Ini adalah contoh lain dari ketidaktaatan yang membawa konsekuensi jangka panjang.

Latar belakang

Kompromi di Kitron dan Nahalol

Zebulon tidak mengusir penduduk Kitron dan Nahalol, sehingga orang Kanaan tinggal di antara mereka sebagai pekerja rodi. Ini menunjukkan pola yang sama: setengah ketaatan.

Di mana

Kitron

Di wilayah suku Zebulon, kota yang tidak ditaklukkan

Kapan

~1400 SM

Pasca-Yosua, sebelum hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Penaklukan awal
Hakim-hakim bangkit
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Hakim-hakim

Sejarawan Israel, mencatat kompromi suku

P

Kepada

Pembaca Israel

Generasi yang perlu mengevaluasi ketaatan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יָשַׁב

yashav · tinggal

diam, menetap

מַס

mas · pekerja rodi

kerja paksa atau buruh

לֹא הוֹרִישׁ

lo horish · tidak mengusir

tidak menghalau, tidak menduduki

Kata 'yashav' dan 'mas' menunjukkan bahwa orang Kanaan 'duduk' di tengah Israel dan dijadikan 'mas'. Ini adalah solusi manusiawi, tetapi bukan kehendak Tuhan.

Tahukah kamu

Kota yang Direbut

Kitron dan Nahalol kemudian menjadi kota Lewi, tetapi awalnya penduduknya tidak diusir, menunjukkan bahwa Tuhan tetap memakai tempat yang tidak sempurna.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 1:30

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 1:30

✕  Sering dikira

Mengira 'tinggal' berarti orang Kanaan itu tidak berbahaya.

✓  Yang sebenarnya

Alkitab menunjukkan mereka menjadi jerat bagi Israel, seperti yang diperingatkan.

✕  Sering dikira

Menganggap pekerja rodi adalah bentuk penguasaan yang baik.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah kompromi yang tidak sesuai dengan perintah Tuhan untuk menghalau mereka.

Renungan

Renungan Singkat Hakim-hakim 1:30

Kompromi dalam hal-hal kecil bisa menjadi pola yang merusak. Saat kita membiarkan 'musuh' tinggal dalam hidup kita, kita mungkin berpikir kita bisa mengendalikannya, tetapi seiring waktu itu bisa menguasai kita.

Tuhan, jangan biarkan aku berkompromi dengan dosa dalam bentuk apa pun. Ajari aku untuk mengusir segala hal yang menghalangi hubunganku dengan-Mu. Amin.