Nyanyian ejekan bagi penjarah

Habakuk 2:6

Nyanyian Celaka

PerikopHukuman bagi Bangsa Penindas · Habakuk 2:6-20 →
““Bukankah semuanya itu akan melontarkan peribahasa mengenai dia, dengan nyanyian olok-olokan serta sindiran ini, ‘Celakalah orang yang memperbanyak dari apa yang bukan miliknya, berapa lama lagi?’ Dan, yang memberati dirinya dengan barang gadaian!””

Habakuk 2:6 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Habakuk 2:6?

Ayat ini mengucapkan celaka atas orang yang memperkaya diri dengan cara tidak jujur atau merampas milik orang lain. Suatu saat mereka akan menjadi bahan ejekan dan sindiran, karena kejahatan mereka akan terbongkar dan mereka akan menuai apa yang mereka tanam.

Latar belakang

Bangsa-bangsa akan mengolok-olok Babel

Semua bangsa yang menjadi korban Babel akan membuat peribahasa sindiran: 'Celakalah orang yang memperbanyak harta dari hasil rampasan!' Ini adalah bentuk keadilan Tuhan.

Di mana

Yerusalem

Dalam penglihatan, menubuatkan reaksi bangsa-bangsa

Kapan

~605 SM

Sebelum kejatuhan Babel (539 SM)

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ekspansi Babel
Kehancuran Babel oleh Media-Persia
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan

Allah yang mengumumkan penderitaan

B

Kepada

Bangsa-bangsa

Orang-orang yang tertindas oleh Babel

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

הוֹי

hoy · celakalah

seruan duka atau peringatan: 'celaka'

רָבָה

ravah · memperbanyak

bertambah banyak, berlipat ganda

לֹא−לוֹ

lo' lo · bukan miliknya

yang bukan haknya

Seruan 'hoy' adalah peringatan keras, dan pengulangan 'memperbanyak' plus 'bukan miliknya' menunjukkan dosa Babel: menumpuk kekayaan dengan cara tidak adil.

Tahukah kamu

Gadaian sebagai simbol penindasan

Dalam hukum Taurat, mengambil gadaian secara tidak adil adalah dosa; Babel 'memberati diri dengan barang gadaian' menunjukkan praktik riba dan perampasan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Habakuk 2:6

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Habakuk 2:6

✕  Sering dikira

Ayat ini hanya untuk bangsa Babel di masa lampau.

✓  Yang sebenarnya

Ini juga peringatan bagi semua orang/negara yang menindas dan menumpuk kekayaan secara tidak adil.

✕  Sering dikira

Peribahasa ini diucapkan oleh Habakuk.

✓  Yang sebenarnya

Dalam konteks, ini adalah perkataan bangsa-bangsa lain yang menjadi korban Babel.

Renungan

Renungan Singkat Habakuk 2:6

Hidup jujur dan adil adalah fondasi yang tidak akan goyah. Hindari mengambil keuntungan dengan menipu atau merugikan orang lain, karena perbuatan itu pada akhirnya akan membawa malu dan kehancuran.

Ya Tuhan, jadikanlah aku pribadi yang berintegritas, yang hidup jujur dan adil di hadapan-Mu dan sesama. Amin.