Kontrak sah punya kekuatan hukum

Galatia 3:15-20

Janji Allah dan Hukum Taurat

Latar belakang

Logika sederhana tentang kontrak

Paulus ambil contoh dari kehidupan sehari-hari: kalau dua orang biasa membuat kontrak dan disahkan, tidak ada yang boleh ubah atau batalkan. Perjanjian punya kekuatan hukum. Jika begitu dengan manusia, bagaimana dengan perjanjian yang dibuat oleh Allah?

Di mana

Galatia

Mereka hidup dalam masyarakat yang kenal hukum perjanjian

Kapan

~49 M

Paulus mulai argumen baru tentang perjanjian

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Roh dijanjikan diberikan
Perjanjian yang diberikan kepada Abraham
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Paulus

Pakai contoh dari kehidupan sehari-hari untuk menjelaskan

J

Kepada

Jemaat Galatia

Mereka yang mengerti tentang hukum kontrak

Arti tiap ayat

Penjelasan Galatia 3:15-20 Ayat per Ayat

Galatia 3:15

Paulus memakai contoh perjanjian manusia untuk menjelaskan bahwa perjanjian yang sudah sah tidak bisa dibatalkan atau diubah. Jika perjanjian manusia saja tidak bisa dibatalkan, apalagi perjanjian Allah dengan Abraham…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Galatia 3:16

Paulus menekankan bahwa janji Allah kepada Abraham dan 'keturunannya' merujuk pada Kristus secara khusus, bukan banyak keturunan. Ini menunjukkan bahwa Kristus adalah penggenap janji Allah dan melalui Dia semua berkat…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Galatia 3:17

Ayat ini menegaskan bahwa hukum Taurat yang diberikan 430 tahun setelah perjanjian dengan Abraham tidak dapat membatalkan atau mengubah perjanjian yang sudah Allah sahkan. Jadi, janji Allah tetap berlaku dan tidak bisa…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Galatia 3:18

Paulus menjelaskan bahwa jika warisan (berkat) datang dari hukum Taurat, maka itu bukan lagi janji. Tetapi karena Allah memberikan warisan kepada Abraham melalui janji, maka hal itu adalah anugerah, bukan upah…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Galatia 3:19

Hukum Taurat diberikan sebagai aturan sementara sampai Kristus datang, untuk menunjukkan dosa dan pelanggaran manusia. Hukum itu disampaikan melalui malaikat dan perantara (Musa), sehingga bersifat sementara dan tidak…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Galatia 3:20

Perantara (Musa) menunjukkan bahwa hukum itu bersifat tidak langsung, sedangkan Allah adalah satu dan perjanjian-Nya langsung kepada Abraham. Ini menegaskan bahwa hukum bukan cara utama Allah, melainkan persiapan untuk…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Baca Galatia 3 selengkapnya