Seluruh hewan dibakar habis sebagai bau harum
Imamat 1:9
Panduan Persembahan Bakaran
“Namun, isi perut dan kaki persembahan bakaran itu harus dia cuci dengan air. Kemudian, imam yang akan membakar seluruhnya di atas mazbah. Itulah persembahan bakaran, suatu persembahan dengan api, bau harum yang menyenangkan bagi TUHAN.’”Imamat 1:9 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi isi perutnya dan betisnya haruslah dibasuh dengan air dan seluruhnya itu harus dibakar oleh imam di atas mezbah sebagai korban bakaran, sebagai korban api-apian yang baunya menyenangkan bagi TUHAN.”Imamat 1:9 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu orang itu harus mencuci isi perut serta paha sapi itu, dan imam yang bertugas harus membakar seluruhnya. Bau kurban bakaran itu menyenangkan hati TUHAN.”Imamat 1:9 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“(1:6)”Imamat 1:9 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But his inwards and his legs shall he wash in water: and the priest shall burn all on the altar, to be a burnt sacrifice, an offering made by fire, of a sweet savour unto the LORD.”Imamat 1:9 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Imamat 1:9?
Ayat 9 menggambarkan bahwa isi perut dan kaki hewan harus dicuci sebelum dibakar, dan seluruhnya dibakar sebagai bau harum yang menyenangkan bagi TUHAN. Ini menekankan pentingnya kekudusan dan kebersihan dalam persembahan kita.
Latar belakang
Penutup: seluruh hewan dibakar habis
Isi perut dan kaki dicuci dulu dengan air — satu-satunya tindakan 'pembersihan' dalam proses ini — lalu semuanya dibakar. Berbeda dengan jenis persembahan lain di mana sebagian dimakan imam atau pemberi, persembahan bakaran dibakar seluruhnya. Tidak ada yang tersisa — ini persembahan yang paling 'total'.
Di mana
Padang Gurun Sinai
Di mazbah Kemah Pertemuan · asap persembahan naik ke langit
Kapan
~1445 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
TUHAN (melalui Musa)
Allah Israel yang berbicara langsung kepada Musa
Kepada
Keturunan Israel
Seluruh umat Israel di padang gurun Sinai
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וְרָחַץ
verahats · mencuci
Membersihkan dengan air; isi perut dan kaki dicuci untuk menghilangkan kotoran sebelum dibakar bagi Allah.
וְהִקְטִיר
vehiktir · membakar
Membakar dalam konteks ritual; berbeda dari api biasa — ini tindakan yang mengubah persembahan menjadi 'asap' yang naik kepada Allah.
רֵיחַ נִיחֹחַ
re'ah niho'ah · bau harum
Idiom 'aroma yang menenangkan/menyenangkan' — ungkapan bahwa Allah berkenan dan menerima persembahan ini.
Penutup ayat ini adalah kesimpulan teologis: tujuan seluruh proses yang panjang ini bukan memenuhi ritual, melainkan mencapai 'bau harum' di hadapan Allah — yaitu penerimaan dan keberkenanan ilahi.
Tahukah kamu
"Bau harum" adalah ekspresi penerimaan, bukan aroma literal
Frasa 'bau harum yang menyenangkan bagi TUHAN' (ריח ניחוח ליהוה, re'ah niho'ah) adalah idiom teologis, bukan pernyataan bahwa Allah mencium aroma daging bakar. Ungkapan ini berarti Allah 'menerima dengan senang hati' — seperti idiom 'bau harum kasih' dalam Efesus 5:2.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Imamat 1:9
Efesus 5:2
bau harum
“...dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan korban kepada Allah sebagai bau harum.”
Filipi 4:18
persembahan berkenan
“...sebagai persembahan yang harum, sebagai korban yang disukai dan yang berkenan kepada Allah.”
Kejadian 8:21
bau harum pertama
“TUHAN mencium bau yang harum itu dan berfirman dalam hati-Nya: Aku takkan mengutuk bumi ini lagi.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Imamat 1:9
✕ Sering dikira
"Seluruh hewan langsung dibakar tanpa persiapan"
✓ Yang sebenarnya
Isi perut dan kaki harus dicuci dengan air dulu sebelum dibakar — ada proses pembersihan yang menjadi bagian dari tata cara.
✕ Sering dikira
"'Bau harum' berarti Allah menikmati aroma daging bakar secara fisik"
✓ Yang sebenarnya
'Bau harum' adalah idiom teologis untuk penerimaan ilahi, bukan pernyataan antropomorfis tentang indra penciuman Allah.
Renungan
Renungan Singkat Imamat 1:9
Sebelum mempersembahkan sesuatu kepada Tuhan, kita perlu 'mencuci' hati dan motivasi kita dari hal-hal yang najis, sehingga persembahan kita berkenan kepada-Nya.
Bapa, sucikanlah hatiku agar persembahan hidupku menjadi bau harum yang menyenangkan bagi-Mu. Amin.