Larangan Pernikahan Campur
Ezra 9:12
Jangan Berbaur dengan Bangsa Lain
PerikopPerkawinan dengan Orang Bukan Yahudi · Ezra 9:1-15 →“Oleh karena itu, jangan berikan anak perempuanmu kepada anak laki-laki mereka dan jangan mengambil anak perempuan mereka untuk anak laki-lakimu. Jangan mengusahakan kedamaian atau kesejahteraan mereka sampai selama-lamanya, supaya kamu kuat dan makan hasil tanah yang baik dari negeri itu, serta meninggalkannya sebagai warisan untuk anak cucumu selama-lamanya.’”Ezra 9:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Jadi sekarang janganlah kamu memberikan anak-anak perempuanmu kepada anak lelaki mereka, ataupun mengambil anak-anak perempuan mereka untuk anak-anak lelakimu. Janganlah kamu mengikhtiarkan kesejahteraan dan kebahagiaan mereka untuk selama-lamanya, supaya kamu menjadi kuat, mengecap hasil Ezra 9.13–10.1 43 tanah yang baik, dan mewariskan tanah itu kepada anak-anakmu untuk selama-lamanya.”Ezra 9:12 · TB
Terjemahan Baru
“Nabi-nabi itu melarang kami kawin campur dengan orang-orang itu, ataupun membantu mereka menjadi makmur dan sejahtera. Jika kami taat, kami akan menjadi kuat dan menikmati hasil tanah itu dan mewariskannya kepada keturunan kami sampai selama-lamanya.”Ezra 9:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Oleh karena itu para nabi melarang kami kawin campur dengan orang-orang di negeri ini ataupun membantu mereka untuk menjadi makmur dan sejahtera. Jika kami menaati perintah-perintah itu, kami akan tetap kuat dan dapat menikmati hasil bumi dari negeri kami, serta mewariskannya kepada anak cucu kami sampai selamanya.”Ezra 9:12 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Now therefore give not your daughters unto their sons, neither take their daughters unto your sons, nor seek their peace or their wealth for ever: that ye may be strong, and eat the good of the land, and leave it for an inheritance to your children for ever.”Ezra 9:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ezra 9:12?
Ezra 9:12 menegaskan larangan Allah agar bangsa Israel tidak menikah dengan penduduk negeri yang menyembah berhala, karena hal itu akan membuat mereka mengikuti dewa-dewa lain. Tujuannya supaya mereka tetap kuat, menikmati hasil negeri, dan mewariskannya kepada anak cucu.
Latar belakang
Isi Perintah Allah
Ezra mengingatkan perintah Allah melalui para nabi: jangan menikahkan anak-anak dengan bangsa asing, dan jangan mencari kedamaian atau kesejahteraan mereka. Tujuannya agar umat kuat dan mewarisi negeri yang baik.
Di mana
Yerusalem
Di pelataran Bait Allah, sore hari
Kapan
~458 SM
Pasca-Pembuangan
Yang berbicara
Ezra
Imam dan ahli Taurat, pemimpin spiritual umat Israel
Kepada
TUHAN Allah
Allah Israel, yang disembah umat-Nya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׁלוֹם
shalom · kesejahteraan
kedamaian, kesejahteraan, keutuhan
חָזַק
chazaq · kuat
menjadi kuat, teguh, atau berani
יָרַשׁ
yarash · warisan
mewarisi, memiliki, atau mengambil alih
Mencari 'shalom' musuh dilarang, karena bisa mengarah pada kompromi. Kekuatan dan warisan negeri bergantung pada kesetiaan yang eksklusif kepada Allah.
Tahukah kamu
Perjanjian yang Melarang
Larangan ini bukan karena kebencian rasial, tetapi untuk melindungi kekudusan umat dari pengaruh penyembahan berhala, seperti yang terjadi pada masa Salomo.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ezra 9:12
Keluaran 34:16
Larangan pernikahan campur
“Janganlah engkau mengambil anak perempuan mereka untuk anak-anakmu, supaya jangan mereka membuat anak-anakmu berzinah dengan mengikuti allah mereka.”
Ulangan 23:6
Larangan mencari damai
“Janganlah engkau mengusahakan kesejahteraan dan kemakmuran mereka untuk selama-lamanya.”
Amsal 13:22
Warisan bagi anak cucu
“Orang baik meninggalkan warisan bagi anak cucunya, tetapi kekayaan orang berdosa disimpan bagi orang benar.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ezra 9:12
✕ Sering dikira
Perintah ini mendukung pemisahan total dari orang asing.
✓ Yang sebenarnya
Perintah ini kontekstual untuk menjaga kekudusan Israel dari pengaruh penyembahan berhala, bukan kebencian atau diskriminasi.
✕ Sering dikira
Kesejahteraan yang dimaksud adalah kesejahteraan finansial.
✓ Yang sebenarnya
Kesejahteraan (shalom) mencakup damai sejahtera secara utuh, dan larangan ini mencegah kompromi rohani.
Renungan
Renungan Singkat Ezra 9:12
Pilihan pasangan hidup adalah keputusan penting yang mempengaruhi iman dan masa depan keluarga. Jangan hanya melihat ketertarikan fisik atau materi, tetapi juga kesamaan nilai dan ketaatan kepada Allah. Hal ini menjaga kemurnian iman.
Ya Tuhan, pimpin aku dalam memilih teman hidup dan pergaulan yang sesuai dengan kehendak-Mu, agar aku dan keluargaku tetap setia dan diberkati-Mu. Amin.