Keluarga Paros dan Zakharia

Ezra 8:3

Rombongan dari keluarga tertentu

PerikopDaftar Pemimpin yang Kembali Bersama Ezra · Ezra 8:1-14 →
“Dari keturunan Sekhanya, dari keturunan Paros, Zakharia, bersama 150 orang laki-laki yang tercatat dalam silsilah.”

Ezra 8:3 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ezra 8:3?

Ayat ini mencatat Zakharia dari keturunan Sekhanya dan Paros, bersama 150 orang laki-laki. Ini menunjukkan bahwa banyak keluarga yang ikut dalam perjalanan kembali, dan setiap orang memiliki peran dalam pembangunan kembali komunitas iman.

Latar belakang

Zakharia dari keluarga Paros

Zakharia, dari keturunan Sekhanya dan Paros, memimpin 150 laki-laki yang terdaftar. Ini menunjukkan bahwa banyak keluarga ikut dalam rombongan.

Di mana

Babel

Di Babel, saat pendataan

Kapan

~458 SM

Setelah Pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Penyebutan keturunan Daud
Daftar keluarga lain
Kamu di sini
E

Yang berbicara

Ezra

Imam dan ahli Taurat, penyusun daftar

P

Kepada

Pembaca/umat

Yang membaca catatan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שְׁכַנְיָה

Shekhanyah · Sekhanya

Nama berarti 'TUHAN diam'

פַּרְעֹשׁ

Par'osh · Paros

Nama keluarga yang berarti 'kutu' atau 'pinjal'

זָכָר

zakhar · laki-laki

Pria dewasa atau laki-laki

Nama keluarga yang sederhana seperti Paros tidak mengurangi peran mereka; setiap orang penting bagi Allah.

Tahukah kamu

Paros punya kisah lain

Keluarga Paros disebut juga dalam Ezra 2:3 dengan jumlah 2.172 orang yang pulang lebih awal.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ezra 8:3

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ezra 8:3

✕  Sering dikira

Mengira 'anak Sekhanya' berarti ayah kandung Zakharia bernama Sekhanya.

✓  Yang sebenarnya

Bisa berarti keturunan dari garis Sekhanya, bukan ayah langsung.

✕  Sering dikira

Mengira jumlah 150 adalah total seluruh kelompok, padahal hanya laki-laki dewasa.

✓  Yang sebenarnya

Jumlah tersebut tidak termasuk perempuan dan anak-anak.

Renungan

Renungan Singkat Ezra 8:3

Perjalanan iman bukanlah usaha sendirian. Kita perlu melibatkan keluarga dan komunitas dalam setiap langkah, serta percaya bahwa Tuhan memakai banyak orang untuk mencapai tujuan-Nya.

Tuhan, ajar aku untuk menghargai setiap orang yang Kau tempatkan dalam hidupku. Satukan kami dalam visi-Mu, Amin.