Ezra 8:2
“Dari keturunan Pinehas: Gersom; dari keturunan Itamar: Daniel; dari keturunan Daud: Hatus.”Ezra 8:2 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“dari bani Pinehas: Gersom; dari bani Itamar: Daniel; dari bani Daud: Hatus”Ezra 8:2 · TB
Terjemahan Baru
“Gersom, dari kaum Pinehas; Daniel, dari kaum Itamar; Hatus anak Sekhanya, dari kaum Daud; Zakharia, dari kaum Paros, bersama dengan 150 laki-laki dari kaumnya (ada catatan mengenai silsilah mereka); Elyoenai anak Zerahya, dari kaum Pahat-Moab, bersama dengan 200 laki-laki; Sekhanya anak Yahaziel, dari kaum Zatu, bersama dengan 300 laki-laki; Ebed anak Yonatan, dari kaum Adin, bersama dengan 50 laki-laki; Yesaya anak Atalya, dari kaum Elam, bersama dengan 70 laki-laki; Zebaja anak Mikhael, dari kaum Sefaca, bersama dengan 80 laki-laki; Obaja anak Yehiel, dari kaum Yoab, bersama dengan 218 laki-laki; Selomit anak Yosifya, dari kaum Bani, bersama dengan 160 laki-laki; Zakharia anak Bebai, dari kaum Bebai, bersama dengan 28 laki-laki; Yohanan anak Hakatan, dari kaum Azgad, bersama dengan 110 laki-laki; Elifelet, Yehiel dan Semaya, dari kaum Adonikam, bersama dengan 60 laki-laki (mereka datang kemudian); Utai dan Zabud, dari kaum Bigwai, bersama dengan 70 laki-laki.”Ezra 8:2 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Gersom dari keturunan Pinehas, Daniel dari keturunan Itamar, Hatus anak Sekanya dari keturunan Daud, Zakaria dari keturunan Paros, dan menurut silsilah ada 150 orang laki-laki bersama dia.”Ezra 8:2 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Of the sons of Phinehas; Gershom: of the sons of Ithamar; Daniel: of the sons of David; Hattush.”Ezra 8:2 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ezra 8:2?
Ayat ini menyebutkan beberapa tokoh penting dari garis keturunan imam dan raja: Gersom dari Pinehas, Daniel dari Itamar, dan Hatus dari Daud. Ini menegaskan bahwa para pemimpin yang kembali memiliki latar belakang yang sah secara rohani dan politik.
Renungan
Renungan Singkat Ezra 8:2
Identitas kita di dalam Tuhan adalah warisan yang berharga. Kita perlu menghargai asal-usul iman kita dan hidup layak sebagai orang yang dipanggil, sama seperti para tokoh ini yang setia kembali.
Bapa, aku bersyukur untuk akar imanku. Mampukan aku untuk hidup sesuai panggilan-Mu dan menjadi berkat bagi generasi selanjutnya, Amin.