Pembukaan Surat Raja

Ezra 7:12

Artahsasta Menulis kepada Ezra

Dari Artahsasta, raja segala raja, kepada Imam Ezra, ahli hukum Allah semesta langit yang sempurna dan kekal.

Ezra 7:12 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ezra 7:12?

Surat raja dimulai dengan gelar 'Raja segala raja', tetapi ditujukan kepada Ezra sebagai 'ahli hukum Allah semesta langit'. Ini menunjukkan bahwa meskipun raja memiliki kekuasaan besar, dia mengakui otoritas Tuhan dan menghormati Ezra sebagai hamba Tuhan.

Latar belakang

Sapaan Raja

Ayat ini memuat sapaan resmi dari Raja Artahsasta kepada Ezra. Raja mengakui Ezra sebagai 'imam, ahli hukum Allah semesta langit yang sempurna dan kekal.' Ini menunjukkan pengakuan raja atas otoritas Allah Israel dan keahlian Ezra.

Di mana

Persia

Istana kerajaan, kemungkinan di Susan atau Ekbatana

Kapan

~458 SM

Pemulihan pasca-pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ezra memohon kepada raja
Surat dikirim dan diterima
Kamu di sini
R

Yang berbicara

Raja Artahsasta

Raja Persia, mungkin Artahsasta I, memerintah ~465-424 SM

I

Kepada

Imam Ezra

Ahli Taurat, keturunan Harun, pemimpin rohani

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

גְּמִיר

gemir · sempurna

sempurna, lengkap, utuh

עָלַם

olam · kekal

selamanya, abadi, kekal

סָפַר

sapar · ahli

menulis, menghitung; ahli Taurat

Kata 'sempurna' dan 'kekal' menggambarkan hukum Allah sebagai sempurna dan abadi. Raja dunia mengakui bahwa hukum ini berasal dari Allah semesta langit, menunjukkan pengakuan lintas budaya akan keagungan Taurat.

Tahukah kamu

Gelar 'Raja Segala Raja'

Gelar 'raja segala raja' adalah gelar umum bagi raja-raja Persia, menunjukkan kekuasaan mereka atas banyak kerajaan. Namun, dalam konteks ini, ini juga mengakui kedaulatan Allah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ezra 7:12

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ezra 7:12

✕  Sering dikira

Menganggap raja Persia percaya kepada Allah Israel secara pribadi.

✓  Yang sebenarnya

Sapaan ini bersifat diplomatis dan mengakui kuasa Allah untuk kepentingan politik, bukan bukti iman pribadi.

✕  Sering dikira

Berpikir 'sempurna dan kekal' merujuk pada raja atau hukum persia.

✓  Yang sebenarnya

Ini merujuk pada hukum Allah yang dipegang oleh Ezra, bukan hukum Persia.

Renungan

Renungan Singkat Ezra 7:12

Kita harus menghormati mereka yang dipanggil Tuhan, bahkan jika posisi mereka tidak terlihat penting di mata dunia. Jangan sombong dengan posisi kita; ingatlah bahwa semua otoritas berasal dari Tuhan.

Tuhan, ajar kami untuk rendah hati dan menghormati hamba-hamba-Mu, serta mengakui otoritas-Mu yang tertinggi atas segala sesuatu. Amin.