Rehum dan Simsai menentang Yerusalem

Ezra 4:8

Musuh menghalangi pembangunan Bait Allah

Gubernur Rehum dan Simsai, juru tulisnya, menulis sepucuk surat yang menentang Yerusalem kepada Raja Artahsasta, sebagai berikut:

Ezra 4:8 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ezra 4:8?

Ayat ini memperkenalkan Rehum, seorang gubernur, dan Simsai, seorang juru tulis, yang menulis surat resmi kepada Raja Artahsasta untuk menentang pembangunan kembali Yerusalem. Mereka ingin menghalangi pemulihan kota itu.

Latar belakang

Surat resmi menentang Yerusalem

Rehum, gubernur Samaria, dan Simsai, juru tulisnya, menulis surat resmi kepada Raja Artahsasta. Surat itu menuduh orang Yahudi membangun kota yang durhaka. Mereka menyusun surat dengan format birokrasi agar dianggap serius.

Di mana

Samaria

Kantor pemerintahan

Kapan

~465 SM

Setelah pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Surat tuduhan pertama
Penyelidikan raja
Kamu di sini
R

Yang berbicara

Rehum dan Simsai

Gubernur dan juru tulis resmi wilayah Samaria

R

Kepada

Raja Artahsasta

Raja Persia, kemungkinan Artahsasta I, ~465-424 SM

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

פְּחָה

pechah · gubernur

pejabat provinsi, gubernur

סָפַר

saphar · juru tulis

sekretaris, penulis profesional

קְבֵל

qevel · menentang

melawan, menuduh secara resmi

Kombinasi gubernur dan juru tulis menunjukkan serangan terorganisir dari pejabat tinggi, bukan sekadar warga biasa.

Tahukah kamu

Gelar 'juru tulis' itu penting

Simsai bergelar 'juru tulis' atau sekretaris, yang di Persia punya peran besar dalam administrasi kerajaan. Gelar ini menunjukkan statusnya tinggi, bukan sekadar penulis biasa.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ezra 4:8

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ezra 4:8

✕  Sering dikira

Mengira Rehum adalah nama orang Yahudi.

✓  Yang sebenarnya

Rehum kemungkinan pejabat Persia, bukan orang Yahudi, dan menentang pembangunan.

✕  Sering dikira

Mengira surat ini langsung menyebabkan penghentian pembangunan.

✓  Yang sebenarnya

Raja masih menyelidiki dahulu sebelum merespon, seperti terlihat di ayat 19.

Renungan

Renungan Singkat Ezra 4:8

Kita mungkin menghadapi orang-orang yang berusaha menghalangi rencana Tuhan dalam hidup kita. Jangan mudah menyerah, karena Tuhan punya rencana yang lebih besar.

Tuhan, tolong aku untuk tetap teguh dalam panggilan-Mu meskipun ada rintangan. Amin.