Ejekan di Tembok Runtuh
Nehemia 2:19
Doa dan Rencana Nehemia
“Namun, ketika Sanbalat, orang Horon, dan Tobia seorang hamba, orang Amon itu, serta Gesyem, orang Arab, mendengar semua hal itu, mereka mengejek dan menghina kami. Mereka berkata, “Apa yang sedang kamu lakukan? Apa kamu ingin memberontak menentang raja?””Nehemia 2:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ketika Sanbalat, orang Horon, dan Tobia, orang Amon, pelayan itu, dan Gesyem, orang Arab, mendengar itu, mereka mengolok-olokkan dan menghina kami. Kata mereka: "Apa yang kamu lakukan itu? Apa kamu mau berontak terhadap raja?"”Nehemia 2:19 · TB
Terjemahan Baru
“Ketika rencana kami itu ketahuan oleh Sanbalat, Tobia dan Gesyem, seorang Arab, mereka menertawakan dan mengejek kami. Kata mereka, "Apa yang hendak kamu lakukan? Apakah kamu mau memberontak terhadap raja?"”Nehemia 2:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi ketika Sanbalat, Tobia, dan seorang Arab bernama Gesyem mendengar rencana kami, mereka menertawakan dan menghina kami dengan berkata, “Apa-apaan ini?! Kalian merencanakan kejahatan besar! Rupanya kalian mau memberontak terhadap raja!””Nehemia 2:19 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But when Sanballat the Horonite, and Tobiah the servant, the Ammonite, and Geshem the Arabian, heard it, they laughed us to scorn, and despised us, and said, What is this thing that ye do? will ye rebel against the king?”Nehemia 2:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Nehemia 2:19?
Nehemia 2:19 mencatat bahwa Sanbalat, Tobia, dan Gesyem mengejek serta menghina orang Yahudi yang hendak membangun kembali tembok Yerusalem, menuduh mereka memberontak terhadap raja. Ini menunjukkan bahwa pekerjaan Tuhan sering kali mendapat tentangan dan ejekan dari orang-orang yang tidak percaya, tetapi hal ini tidak menggagalkan rencana Allah.
Latar belakang
Ejekan dari luar
Sanbalat, Tobia, dan Gesyem mendengar rencana pembangunan dan mengejek orang Yahudi. Mereka menuduh Nehemia memberontak terhadap raja, mencoba menghentikan pekerjaan itu.
Di mana
Yerusalem
Di sekitar tembok kota yang sedang dibangun
Kapan
~445 SM
Pemulihan pasca-pembuangan
Yang berbicara
Para penentang (Sanbalat, Tobia, Gesyem)
Pejabat regional yang menentang pembangunan kembali Yerusalem
Kepada
Nehemia dan orang-orang Yahudi
Pemimpin dan pekerja yang sedang membangun kembali tembok
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
לָעַג
la'ag · mengejek
menertawakan atau mengejek dengan maksud merendahkan
בָּזָה
bazah · menghina
memandang rendah atau menganggap tidak berharga
מָרַד
marad · memberontak
melawan kekuasaan yang sah, sering kali bermuatan politik
Kata-kata ini menunjukkan serangan ganda: ejekan untuk merendahkan, dan tuduhan politis untuk menakut-nakuti. Ini adalah strategi umum untuk menghentikan pekerjaan Tuhan.
Tahukah kamu
Nama yang Bermakna
Nama Sanbalat berasal dari bahasa Akkadia yang berarti 'Sin (dewa bulan) memberi kehidupan', menunjukkan latar belakang non-Yahudi dari para penentang.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Nehemia 2:19
Mazmur 2:4
Ejekan dibalas Tuhan
“Dia yang bersemayam di sorga tertawa, Tuhan mengolok-olok mereka.”
2 Raja-raja 18:22
Ejekan musuh Israel
“Tentara Asyur mengejek Esekia dan bangsa Yehuda.”
Nehemia 4:1
Kemarahan berlanjut
“Ketika Sanbalat mendengar bahwa kami sedang membangun kembali tembok, ia marah dan sangat kesal.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Nehemia 2:19
✕ Sering dikira
Ejekan ini hanya masalah kecil yang bisa diabaikan.
✓ Yang sebenarnya
Ejekan ini adalah bentuk peperangan psikologis dan politis yang serius, dirancang untuk menghentikan pekerjaan.
✕ Sering dikira
Tuduhan pemberontakan itu benar, karena Nehemia membangun tanpa izin.
✓ Yang sebenarnya
Nehemia memiliki surat resmi dari raja, jadi tuduhan itu tidak berdasar.
Renungan
Renungan Singkat Nehemia 2:19
Saat kita melakukan hal yang baik dan benar, sering kali ada orang yang meragukan atau mengejek kita. Jangan biarkan ejekan membuat kita berhenti; anggaplah itu sebagai ujian ketekunan kita.
Tuhan, saat aku menghadapi ejekan atau kritik dalam melakukan kehendak-Mu, tolong aku untuk tetap teguh dan percaya pada penyertaan-Mu. Amin.