Balasan Raja Artahsasta

Ezra 4:17

Musuh Menghentikan Pembangunan Bait Suci

Lalu, raja mengirim surat balasan, “Kepada Bupati Rehum, Juru Tulis Simsai, dan rekan-rekan lain yang tinggal di Samaria dan di daerah lain di seberang sungai. Salam!

Ezra 4:17 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ezra 4:17?

Raja Artahsasta menjawab dengan surat yang ditujukan kepada Rehum, Simsai, dan rekan-rekan mereka di Samaria. Jawaban ini menunjukkan bahwa raja mendengarkan tuduhan mereka dan akan menyelidiki perkara itu.

Latar belakang

Balasan Resmi

Raja Artahsasta membalas surat dari Rehum dan Simsai, mengakui bahwa penyelidikan telah dilakukan dan Yerusalem memang kota yang suka memberontak. Ia memerintahkan agar pekerjaan pembangunan dihentikan sampai ada keputusan lebih lanjut.

Di mana

Istana Persia (Susan)

Di istana kerajaan

Kapan

~465 SM

Pemulihan setelah pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Surat tuduhan diterima
Pekerjaan dihentikan
Kamu di sini
R

Yang berbicara

Raja Artahsasta

Raja Persia, ~465-424 SM

R

Kepada

Rehum dan Simsai

Gubernur dan juru tulis di Samaria

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שְׁלָם

shelam · Salam

damai sejahtera, salam

פֶּחָה

pechah · bupati

gubernur, pejabat

עֵבֶר

ever · seberang

seberang, sisi lain

Salam pembuka yang hangat, tapi segera diikuti perintah yang keras, menunjukkan sifat diplomatis raja.

Tahukah kamu

Balasan Kerajaan

Balasan raja biasanya ditulis dalam bahasa Aram dan dikirim melalui kurir khusus, menunjukkan pentingnya surat ini.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ezra 4:17

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ezra 4:17

✕  Sering dikira

Mengira raja langsung percaya pada tuduhan.

✓  Yang sebenarnya

Raja melakukan penyelidikan sebelum memutuskan.

✕  Sering dikira

Menyangka salam berarti raja bersahabat.

✓  Yang sebenarnya

Salam adalah formalitas, bukan persetujuan.

Renungan

Renungan Singkat Ezra 4:17

Setiap tuduhan harus dihadapi dengan bijak. Sebelum memutuskan, penting untuk menyelidiki kebenaran, seperti raja yang melakukan penyelidikan, bukan langsung percaya begitu saja.

Tuhan, berikanlah kami hikmat untuk menyelidiki segala perkara sebelum mengambil keputusan, agar kami tidak terburu-buru menilai, Amin.