Membangun Kembali Mezbah
Ezra 3:2
Membangun Kembali Mezbah
“Lalu Yesua, anak Yozadak, dan saudara-saudaranya, para imam, dan Zerubabel, anak Sealtiel, dan saudara-saudaranya, bangkit dan membangun mazbah Allah Israel untuk mempersembahkan kurban bakaran di atasnya, seperti yang tertulis dalam Taurat Musa, abdi Allah.”Ezra 3:2 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka mulailah Yesua bin Yozadak beserta saudara-saudaranya, para imam itu, dan Zerubabel bin Sealtiel beserta saudara-saudaranya membangun mezbah Allah Israel untuk mempersembahkan korban bakaran di atasnya, sesuai dengan yang ada tertulis dalam kitab Taurat Musa, abdi Allah.”Ezra 3:2 · TB
Terjemahan Baru
“lalu Yesua anak Yozadak serta rekan-rekannya para imam dan Zerubabel anak Sealtiel serta sanak saudaranya, membangun kembali mezbah Allah Israel. Dengan demikian mereka dapat membakar kurban di atasnya, sesuai dengan petunjuk-petunjuk yang tertulis dalam buku Hukum Musa, hamba Allah.”Ezra 3:2 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sebelum mereka memulai pembangunan rumah TUHAN, Yesua anak Yozadak dan Zerubabel anak Sealtiel serta para imam dan sahabat-sahabat Zerubabel membuat mezbah tempat membakar kurban-kurban persembahan kepada Allah, sesuai dengan yang tertulis dalam kitab Musa hamba Allah.”Ezra 3:2 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then stood up Jeshua the son of Jozadak, and his brethren the priests, and Zerubbabel the son of Shealtiel, and his brethren, and builded the altar of the God of Israel, to offer burnt offerings thereon, as it is written in the law of Moses the man of God.”Ezra 3:2 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ezra 3:2?
Yesua dan Zerubabel, pemimpin rohani dan sipil, bersama para imam, membangun mezbah untuk mempersembahkan kurban bakaran sesuai Taurat Musa. Ini menunjukkan prioritas mereka untuk beribadah kepada Tuhan sebelum membangun Bait Suci.
Latar belakang
Mezbah Dibangun Kembali
Yesua sang imam besar dan Zerubabel, bersama para imam dan orang Israel, bangkit membangun mezbah untuk kurban bakaran. Mereka melakukannya sesuai dengan Taurat Musa, menunjukkan ketaatan pada firman Allah.
Di mana
Yerusalem
Di Bukit Bait Suci, lokasi mezbah lama
Kapan
~538 SM
Pemulangan dari pembuangan
Yang berbicara
Penulis Ezra
Imam dan ahli Taurat, pemimpin kembali dari pembuangan
Kepada
Pembaca kitab
Orang-orang yang ingin memahami sejarah pemulihan Israel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יֵשׁוּעַ
Yeshua · Yesua
nama yang berarti 'TUHAN menyelamatkan', bentuk lain dari Yosua
זְרֻבָּבֶל
Zerubbavel · Zerubabel
artinya 'benih Babel' atau 'lahir di Babel', keturunan Daud
מִזְבֵּחַ
mizbeach · mezbah
tempat untuk mempersembahkan kurban, berasal dari kata 'menyembelih'
Nama Yesua dan Zerubabel mengingatkan pada keselamatan dan pemulihan dari pembuangan. Mezbah adalah pusat hubungan dengan Allah, dan membangunnya kembali berarti memulihkan ibadah.
Tahukah kamu
Mezbah di Tempat yang Tepat
Mezbah dibangun di atas reruntuhan mezbah sebelumnya, seperti yang tertulis dalam Taurat, menandakan kesinambungan ibadah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ezra 3:2
Keluaran 27:1
Perintah membangun mezbah
“Haruslah engkau membuat mezbah dari kayu penaga, lima hasta panjangnya dan lima hasta lebarnya, sehingga menjadi persegi, dan tiga hasta tingginya.”
1 Tawarikh 3:17
Silsilah Zerubabel
“Anak-anak Yekhonya: Asir; anaknya ialah Sealtiel;”
Ezra 4:2
Kontras dengan musuh
“Mereka berkata kepada Zerubabel dan Yesua: 'Kami mau membangun bersama-sama dengan kamu...'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ezra 3:2
✕ Sering dikira
Mereka membangun mezbah asal-asalan karena takut.
✓ Yang sebenarnya
Mereka membangun sesuai Taurat Musa, dengan dasar iman, bukan hanya karena takut.
✕ Sering dikira
Mezbah dibangun untuk tujuan lain selain kurban.
✓ Yang sebenarnya
Fungsinya khusus untuk kurban bakaran, sesuai peraturan Taurat.
Renungan
Renungan Singkat Ezra 3:2
Sebelum memulai proyek besar, kita perlu memulihkan hubungan kita dengan Tuhan. Bangunlah mezbah doa dan penyembahan dalam hidup kita sebagai dasar segala sesuatu.
Ya Allah, jadikanlah hatiku mezbah yang menyembah-Mu, sebelum aku melangkah mengerjakan rencana-Mu. Amin.