Azareel dan yang Lain

Ezra 10:41

Pemisahan dari Istri Asing

PerikopDaftar Orang Israel yang Kawin dengan Perempuan Asing · Ezra 10:18-44 →
“Azareel, Selemya, Semarya,”

Ezra 10:41 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ezra 10:41?

Ayat ini menyebutkan Azareel, Selemya, Semarya, dan lainnya, kembali menegaskan bahwa banyak orang dari berbagai keluarga telah menikahi perempuan asing, yang merupakan pelanggaran terhadap hukum Taurat.

Latar belakang

Lanjutan daftar nama

Ayat ini melanjutkan daftar nama dari keturunan Binui, termasuk Azareel, Selemya, dan Semarya. Setiap nama dicatat dengan cermat, menunjukkan keseriusan proses pemurnian umat.

Di mana

Yerusalem

Halaman Bait Allah, musim hujan, bulan kesembilan

Kapan

~458 SM

Pemulihan pasca-pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
sidang pemeriksaan dimulai
penyelesaian perkara istri asing
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis

Kronikus pasca-pembuangan, ~400 SM

P

Kepada

Pembaca Alkitab

Komunitas yang mencari hikmah masa lampau

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עֲזַרְאֵל

Azar'el · Azareel

Berarti 'Allah menolong' atau 'TUHAN adalah penolong'.

שֶׁלֶמְיָה

Shelemyah · Selemya

Berarti 'TUHAN adalah ganti rugi' atau 'TUHAN membalas'.

שְׁמַרְיָה

Shemaryah · Semarya

Berarti 'TUHAN menjaga'.

Nama-nama yang mengandung 'TUHAN' menunjukkan bahwa identitas umat selalu terkait dengan tindakan Allah dalam hidup mereka.

Tahukah kamu

Ada nama yang mirip

Nama 'Selemya' dan 'Semarya' memiliki akar yang berbeda, tetapi sering tertukar oleh pembaca modern.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ezra 10:41

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ezra 10:41

✕  Sering dikira

Nama-nama ini adalah nama orang biasa tanpa makna.

✓  Yang sebenarnya

Nama-nama teoforis ini menyatakan iman orang tua kepada TUHAN.

✕  Sering dikira

Daftar ini hanya untuk formalitas.

✓  Yang sebenarnya

Pencatatan ini adalah bukti ketaatan mereka pada perintah Ezra dan pemimpin.

Renungan

Renungan Singkat Ezra 10:41

Kita mungkin tidak menghadapi masalah yang sama seperti orang Israel, tetapi prinsipnya tetap relevan: kita harus setia kepada Tuhan dalam segala aspek hidup, termasuk dalam hubungan dan komitmen kita.

Ya Allah, mampukan aku untuk tetap setia pada firman-Mu, dan berikan aku hikmat untuk membuat pilihan yang menghormati-Mu. Amin.