Ezra 1:5
“Kemudian, para kepala kaum keluarga orang Yehuda dan Benyamin, serta para imam dan orang-orang Lewi, yaitu semua orang yang hatinya digerakkan Allah, bersiap untuk pergi dan membangun Bait TUHAN di Yerusalem.”Ezra 1:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka berkemaslah kepala-kepala kaum keluarga orang Yehuda dan orang Benyamin, serta para imam dan orang-orang Lewi, yakni setiap orang yang hatinya digerakkan Allah untuk berangkat pulang dan mendirikan rumah TUHAN yang ada di Yerusalem.”Ezra 1:5 · TB
Terjemahan Baru
“Kemudian para kepala kaum dari suku Yehuda dan Benyamin, para imam dan orang-orang Lewi, dan setiap orang yang hatinya digerakkan oleh Allah, berkemas-kemas untuk pulang ke Yerusalem dan membangun kembali Rumah TUHAN.”Ezra 1:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sesudah mendengar perintah itu, para pemimpin suku Yehuda dan Benyamin, serta para pemimpin imam dan orang Lewi, bahkan setiap orang yang hatinya sudah digerakkan oleh Allah, segera mempersiapkan diri untuk pulang ke Yerusalem dan membangun kembali rumah TUHAN.”Ezra 1:5 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then rose up the chief of the fathers of Judah and Benjamin, and the priests, and the Levites, with all them whose spirit God had raised, to go up to build the house of the LORD which is in Jerusalem.”Ezra 1:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ezra 1:5?
Ayat ini mencatat bahwa para pemimpin orang Yehuda dan Benyamin, imam-imam, dan orang Lewi bersiap untuk pergi membangun Bait Suci, karena Tuhan menggerakkan hati mereka. Ini menunjukkan bahwa keputusan untuk melayani berasal dari inisiatif Allah yang bekerja dalam hati seseorang.
Renungan
Renungan Singkat Ezra 1:5
Ketika ada kerinduan untuk melayani, itu seringkali adalah panggilan Tuhan dalam hati kita. Jangan abaikan dorongan tersebut. Bersiaplah untuk mengambil langkah konkret, meskipun ada banyak tantangan. Tuhan yang menggerakkan hati kita juga akan menyediakan kemampuan.
Tuhan, jadikan hati saya peka terhadap panggilan-Mu dan beri saya keberanian untuk bersiap melayani, apapun yang harus saya tinggalkan. Amin.