Menerima Ketetapan Tertulis

Ester 9:23

Purim Ditetapkan

PerikopHari Raya Purim · Ester 9:18-32 →
“Orang Yahudi menerima apa yang telah mereka mulai lakukan dan apa yang telah Mordekhai tuliskan kepada mereka.”

Ester 9:23 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ester 9:23?

Orang Yahudi menerima dan mengikuti apa yang telah mereka mulai lakukan dan yang ditulis Mordekhai. Mereka sepakat untuk menjadikan perayaan ini sebagai kebiasaan tetap, yang kemudian menjadi ketetapan bagi semua generasi.

Latar belakang

Kepatuhan Sukarela

Orang Yahudi menerima tradisi yang mereka mulai dan juga yang ditulis Mordekhai. Ini menunjukkan kesepakatan bersama untuk menjadikan hari itu perayaan tetap.

Di mana

Susan (Susa)

Di ibukota Persia

Kapan

~473 SM

Periode Persia

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Surat Mordekhai dikirim
Perayaan Purim dimulai
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Narator

Penulis kitab, mungkin Mordekhai

P

Kepada

Pembaca kitab

Orang Yahudi generasi berikutnya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

קָבַל

qabal · menerima

Mengambil, menyetujui, menerima sebagai kewajiban.

עָשָׂה

asah · melakukan

Bertindak, melaksanakan.

כָּתַב

katav · menuliskan

Menuliskan, mendokumentasikan.

Perayaan ini bukan dipaksakan, tapi diterima dengan sukarela dan didokumentasikan agar terus lestari.

Tahukah kamu

Purim, Satu-Satunya

Purim adalah satu-satunya hari raya yang tidak disebut dalam Taurat Musa, tapi tetap dirayakan hingga sekarang.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ester 9:23

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ester 9:23

✕  Sering dikira

Mengira orang Yahudi hanya menuruti perintah Mordekhai tanpa sukarela.

✓  Yang sebenarnya

Mereka menerima karena setuju, bukan paksaan.

✕  Sering dikira

Mengira ini tradisi manusia, bukan dari Tuhan.

✓  Yang sebenarnya

Meski tak ada perintah Allah langsung, ini diilhami dan dirayakan sebagai karya Tuhan.

Renungan

Renungan Singkat Ester 9:23

Komitmen untuk melakukan kebenaran harus dipegang teguh, meskipun mungkin tidak mudah. Seperti orang Yahudi yang menerima ketetapan itu, kita juga perlu bertekun dalam ibadah dan ketaatan kepada Tuhan, sehingga menjadi berkat bagi banyak orang.

Ya Tuhan, berikan aku ketekunan untuk menerima dan melakukan firman-Mu, serta menjadikannya bagian yang tak terpisahkan dari hidupku. Amin.