Kebenaran Allah, malu kami
Daniel 9:6
Doa Daniel untuk Bangsa Israel
PerikopDoa Daniel · Daniel 9:1-19 →“Kami tidak mendengarkan hamba-hamba-Mu, para nabi, yang berbicara atas nama-Mu kepada raja-raja kami, pemimpin-pemimpin kami, nenek moyang kami, dan kepada seluruh rakyat negeri.”Daniel 9:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“dan kami tidak taat kepada hamba- hamba-Mu, para nabi, yang telah berbicara atas nama-Mu kepada raja- raja kami, kepada pemimpin-pemimpin kami, kepada bapa-bapa kami dan kepada segenap rakyat negeri.”Daniel 9:6 · TB
Terjemahan Baru
“Kami tidak mendengarkan para nabi, hamba-hamba-Mu itu, yang telah berbicara atas nama-Mu kepada raja-raja kami, kepada para pemimpin, para leluhur dan kepada seluruh bangsa kami.”Daniel 9:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Neither have we hearkened unto thy servants the prophets, which spake in thy name to our kings, our princes, and our fathers, and to all the people of the land.”Daniel 9:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Daniel 9:6?
Daniel menyadari bahwa mereka tidak mendengarkan para nabi yang diutus Allah untuk berbicara kepada raja, pemimpin, dan seluruh rakyat. Ini menunjukkan bahwa dosa juga terjadi karena mengabaikan peringatan dan suara Allah melalui para utusan-Nya.
Latar belakang
Kebenaran Allah dan rasa malu bangsa
Daniel mengakui bahwa kebenaran ada pada Allah, tetapi pada bangsa Israel ada perasaan malu, seperti yang terjadi pada mereka saat itu. Hal ini karena ketidaksetiaan mereka terhadap Allah, termasuk raja-raja, pemimpin, dan nenek moyang.
Di mana
Babel
Dalam doa, mungkin di ruangan pribadi
Kapan
~539 SM
Pembuangan dan Restorasi
Yang berbicara
Daniel
nabi dan negarawan, diasingkan ke Babel
Kepada
TUHAN Allah
Allah yang Mahabesar dan dahsyat, memegang perjanjian
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
צְדָקָה
tsedaqah · kebenaran
keadilan, kebenaran moral
בּשֶׁת פָּנִים
boshet panim · perasaan malu
malu di wajah, rasa malu yang tampak
מַעַל
ma'al · ketidaksetiaan
tindakan tidak setia, pengkhianatan
Kebenaran Allah dan rasa malu manusia saling bertolak belakang. Ketidaksetiaan manusia menyebabkan rasa malu di hadapan Allah yang benar.
Tahukah kamu
Konteks pengakuan
Ayat ini adalah bagian dari doa pengakuan yang sangat panjang dan mendalam, menunjukkan kerendahan hati Daniel yang luar biasa meskipun ia sendiri tidak hidup dalam dosa yang sama.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Daniel 9:6
Mazmur 51:6
Allah benar dalam dosa
“Terhadap Engkau, terhadap Engkau sajalah aku telah berdosa dan melakukan apa yang jahat di mata-Mu, supaya Engkau ternyata adil dalam keputusan-Mu dan bersih dalam penghukuman-Mu.”
Roma 3:4
Allah benar, manusia berdosa
“Sekali-kali tidak! Sebaliknya, Allah itu benar dan setiap manusia adalah pendusta, seperti ada tertulis: 'Supaya Engkau ternyata benar dalam firman-Mu dan menang jika Engkau dihakimi.'”
Ezra 9:7
malu karena dosa
“Sejak zaman nenek moyang kami sampai hari ini kami bersalah besar, dan karena kesalahan kami, kami beserta raja-raja kami dan imam-imam kami diserahkan ke tangan raja-raja negeri, ke tangan pedang, ke tangan tawanan, ke tangan penjarahan, dan ke tangan malu, seperti yang terjadi sekarang ini.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Daniel 9:6
✕ Sering dikira
Allah menyembunyikan kebenaran-Nya karena malu dengan umat-Nya.
✓ Yang sebenarnya
Kebenaran Allah tetap ada; rasa malu ada pada manusia karena dosa mereka sendiri.
✕ Sering dikira
Rasa malu hanya dialami orang Yehuda dan Yerusalem, bukan seluruh Israel.
✓ Yang sebenarnya
Ayat menyebut 'orang Yehuda, penduduk Yerusalem dan semua orang Israel' — seluruh bangsa.
Renungan
Renungan Singkat Daniel 9:6
Dengarkanlah nasihat dan peringatan dari orang-orang yang Tuhan tempatkan dalam hidupmu. Jangan mengeraskan hati terhadap kebenaran yang disampaikan, sekalipun itu tidak enak didengar.
Tuhan, berilah aku hati yang mau mendengar dan taat kepada firman-Mu yang disampaikan melalui orang-orang di sekitarku. Amin.