Fajar yang penuh harap
Daniel 6:20
Daniel di liang singa: iman yang tak tergoyahkan
PerikopGua Singa · Daniel 6:1-28 →“(6-21) Ketika sampai di dekat liang itu, berserulah dia dengan suara sedih. Raja berbicara kepada Daniel, katanya “Ya Daniel, hamba Allah yang hidup, apakah Allahmu yang kausembah dengan tekun sanggup melepaskanmu dari singa-singa itu?””Daniel 6:20 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“(6-21) dan ketika ia sampai dekat gua itu, berserulah ia kepada Daniel dengan suara yang sayu. Berkatalah ia Daniel 6.21–24 41 kepada Daniel: "Daniel, hamba Allah yang hidup, Allahmu yang kausembah dengan tekun, telah sanggupkah Ia melepaskan engkau dari singa-singa itu?"”Daniel 6:20 · TB
Terjemahan Baru
“(6-21) Sesampainya di sana, berserulah ia dengan suara cemas, "Daniel, hamba Allah yang hidup! Apakah Allahmu yang kausembah dengan setia itu telah sanggup menyelamatkan engkau dari singa-singa itu?"”Daniel 6:20 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And when he came to the den, he cried with a lamentable voice unto Daniel: and the king spake and said to Daniel, O Daniel, servant of the living God, is thy God, whom thou servest continually, able to deliver thee from the lions?”Daniel 6:20 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Daniel 6:20?
Ayat ini menunjukkan raja Darius yang bangun pagi-pagi dan segera pergi ke gua singa untuk melihat keadaan Daniel. Ini menggambarkan harapan dan kekhawatiran raja, serta usahanya untuk memastikan keselamatan Daniel.
Latar belakang
Raja bergegas ke gua singa
Begitu fajar menyingsing, raja bangun dan bergegas pergi ke liang singa. Ia sangat cemas dan ingin segera mengetahui keadaan Daniel, meskipun mungkin berita buruk.
Di mana
Liang singa di Babel
Di luar gua singa, saat matahari terbit
Kapan
~539 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Narator
Penulis kitab Daniel, mungkin Daniel sendiri
Kepada
Pembaca
Orang-orang yang mencari keteguhan iman
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שַׁחַר
shachar · fajar
saat matahari terbit, melambangkan awal yang baru dan harapan
מַהֲרָה
meharah · bergegas
dengan cepat, penuh urgensi
גֹּב
gov · liang
lubang atau gua, tempat tinggal singa
Urgensi raja (bergegas) pada waktu fajar (harapan) menunjukkan bahwa ia sangat mengandalkan kemungkinan mukjizat, bukan sekadar rasa ingin tahu.
Tahukah kamu
Fajar sebagai simbol harapan
Saat fajar tiba, raja bergegas, menunjukkan bahwa malam yang gelap telah berlalu dan ada harapan baru. Kata 'fajar' dalam bahasa Ibrani (shachar) sering dipakai untuk melambangkan pertolongan Tuhan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Daniel 6:20
Mazmur 30:6
Fajar membawa sukacita
“Sesungguhnya, malam itu ada ratap tangis, tetapi pagi itu ada sorak-sorai.”
Lukas 24:1
Pagi untuk melihat mukjizat
“Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar mereka pergi ke kubur.”
Keluaran 14:27
Pagi menyaksikan kuasa
“Pada waktu fajar, laut itu kembali ke tempatnya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Daniel 6:20
✕ Sering dikira
Raja pergi ke gua singa sendirian, tanpa pengawal.
✓ Yang sebenarnya
Tidak disebutkan, tetapi wajar jika ada pengawal. Fokusnya adalah pada ketergesaan raja.
✕ Sering dikira
Raja yakin Daniel selamat karena imannya.
✓ Yang sebenarnya
Raja masih ragu, karena ia berseru dengan suara sedih dan bertanya, menunjukkan ketidakpastian.
Renungan
Renungan Singkat Daniel 6:20
Ketika kita telah berbuat salah, penting untuk segera berusaha memperbaiki dan menunjukkan kepedulian. Jangan biarkan ketakutan atau rasa bersalah menghalangi kita untuk mengambil tindakan yang benar.
Ya Tuhan, berikan aku kepekaan dan keberanian untuk segera memperbaiki kesalahan dan menunjukkan kasih kepada mereka yang telah aku sakiti. Amin.