Malam yang gelisah di istana
Daniel 6:19
Daniel di liang singa: iman yang tak tergoyahkan
PerikopGua Singa · Daniel 6:1-28 →“(6-20) Saat fajar menyingsing, raja bangun dan bergegas pergi ke liang singa.”Daniel 6:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“(6-20) Pagi-pagi sekali ketika fajar menyingsing, bangunlah raja dan pergi dengan buru-buru ke gua singa;”Daniel 6:19 · TB
Terjemahan Baru
“(6-20) Pada waktu subuh bangunlah raja dan pergi dengan buru-buru ke gua singa.”Daniel 6:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Then the king arose very early in the morning, and went in haste unto the den of lions.”Daniel 6:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Daniel 6:19?
Ayat ini menggambarkan raja Darius yang tidak bisa tidur dan berpuasa setelah Daniel dilemparkan ke gua singa. Ini menunjukkan penyesalan dan kekhawatiran raja atas keputusan yang telah dibuatnya, serta harapannya agar Daniel selamat.
Latar belakang
Raja tidak bisa tidur
Setelah terpaksa melemparkan Daniel ke gua singa, raja kembali ke istana. Ia berpuasa dan menolak hiburan, karena sangat sedih dan khawatir. Semalam suntuk ia tidak bisa tidur.
Di mana
Istana raja di Babel
Di kamar raja, malam hari setelah Daniel dilempar ke gua singa
Kapan
~539 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Narator
Penulis kitab Daniel, mungkin Daniel sendiri
Kepada
Pembaca
Orang-orang yang mencari keteguhan iman
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
צוֹם
tsom · puasa
tindakan tidak makan untuk tujuan rohani atau berkabung
דַּחֲוָה
dachavah · penghibur
alat musik atau hiburan yang biasa mengiringi jamuan kerajaan
שֵׁנָה
shenah · tidur
keadaan istirahat yang tidak dapat dinikmati raja karena kuatir
Puasa, penolakan hiburan, dan kehilangan tidur menunjukkan penyesalan dan kepedihan raja yang mendalam, bukan sekadar basa-basi.
Tahukah kamu
Raja ikut berpuasa
Raja Darius, seorang kafir, ikut berpuasa karena kepedihan hatinya. Ini menunjukkan bahwa Daniel telah mendapatkan kasih dan hormat yang luar biasa dari rajanya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Daniel 6:19
Mazmur 77:3
Ketidaktenangan malam
“Aku mengingat Allah dan mengerang; aku merenung, dan semangatku tertekan.”
Esther 6:1
Raja gelisah
“Pada malam itu juga raja tidak dapat tidur.”
Yesaya 58:3
Puasa tidak menjawab
“Mengapa kami berpuasa dan Engkau tidak melihatnya?”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Daniel 6:19
✕ Sering dikira
Puasa raja dianggap sebagai tanda pertobatan sejati kepada Allah Daniel.
✓ Yang sebenarnya
Puasa ini lebih merupakan tanda kekhawatiran dan penyesalan, bukan bukti pertobatan rohani yang sejati.
✕ Sering dikira
Raja tidak tidur sepanjang malam hanya karena khawatir kenegaraan.
✓ Yang sebenarnya
Akar kegelisahannya adalah perasaan bersalah dan kasihnya kepada Daniel, bukan urusan politik.
Renungan
Renungan Singkat Daniel 6:19
Ketika kita membuat keputusan yang merugikan orang lain karena tekanan, kita mungkin merasa bersalah dan gelisah. Belajarlah untuk bertanggung jawab dan mencari jalan keluar, serta berdoa memohon belas kasihan Tuhan.
Tuhan, ampuni aku jika aku pernah membuat keputusan yang menyakiti orang lain karena tekanan. Berikan aku keberanian untuk memperbaiki kesalahan dan berserah kepada-Mu. Amin.