Ketakutan yang Melumpuhkan

Daniel 5:6

Tulisan di Dinding: Hukuman bagi Belsyazar

PerikopTulisan di Dinding · Daniel 5:1-31 →
“Lalu, air muka raja berubah dan pikiran-pikirannya membuat dia cemas. Sendi-sendi pangkal pahanya menjadi lemas dan lututnya saling beradu.”

Daniel 5:6 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Daniel 5:6?

Ketakutan raja begitu hebat sehingga wajahnya berubah pucat, pikirannya kacau, dan lututnya gemetar. Ini menunjukkan bahwa kesombongan dan keangkuhan dapat runtuh seketika ketika berhadapan dengan kuasa Allah yang kudus.

Latar belakang

Raja Gemetar

Raja Belsyazar sangat ketakutan: air mukanya berubah, pikirannya kacau, sendi-sendi pangkal pahanya lemas, dan lututnya saling beradu. Ketakutan ini menunjukkan betapa gentarnya dia, padahal dia adalah raja yang berkuasa.

Di mana

Babel

Ruang perjamuan istana Belsyazar

Kapan

~539 SM

Kerajaan Israel terpecah

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Tulisan di dinding muncul
Raja memanggil para ahli
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis kitab Daniel

Nabi yang hidup di pembuangan Babel

P

Kepada

Pembaca kitab Daniel

Umat Tuhan di masa pembuangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שְׁנָא

shena · berubah

berubah, menjadi lain, berubah warna

בְּהִילוּ

behilu · cemas

kegentaran, kebingungan, kecemasan

רְפֵה

refeh · lemas

longgar, lemah, lemas

Kata 'berubah' mengacu pada perubahan warna wajah, 'cemas' menunjukkan kekacauan pikiran, dan 'lemas' menggambarkan kelemahan fisik; bersama-sama menggambarkan ketakutan total yang melanda raja.

Tahukah kamu

Reaksi Fisik yang Ekstrem

Frasa 'sendi-sendi pangkal pahanya menjadi lemas' adalah idiom bahasa Ibrani yang menggambarkan kehilangan kendali otot karena ketakutan yang sangat hebat.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Daniel 5:6

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Daniel 5:6

✕  Sering dikira

Anggapan bahwa Belsyazar hanya sedikit kaget, tetapi masih tenang.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini menggambarkan reaksi yang sangat ekstrem, menunjukkan bahwa dia ketakutan sampai kehilangan kendali tubuh.

✕  Sering dikira

Mengira bahwa ketakutan ini hanya karena hal supranatural, bukan karena rasa bersalah.

✓  Yang sebenarnya

Ketakutan Belsyazar juga disebabkan oleh hati nuraninya yang tahu bahwa dia telah menghina Allah yang Mahatinggi.

Renungan

Renungan Singkat Daniel 5:6

Ketika kita hidup dalam dosa, ada rasa takut yang tersembunyi. Namun, ketika kita dekat dengan Allah, kita bisa tenang dan aman. Evaluasi hubungan kita dengan Allah: apakah ada rasa takut yang mengganggu? Itu bisa jadi panggilan untuk berbalik.

Tuhan, besarkanlah imanku dan gantikan rasa takutku dengan damai sejahtera-Mu, agar aku tidak goyah saat menghadapi tantangan. Amin.