Tulisan di Dinding Dijelaskan

Daniel 5:25

Pesta yang Berakhir Misteri

PerikopTulisan di Dinding · Daniel 5:1-31 →
“Beginilah tulisan itu tertulis: Mene, Mene, Tekel, Ufarsin.”

Daniel 5:25 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Daniel 5:25?

Tulisan misterius di dinding itu berbunyi 'Mene, Mene, Tekel, Ufarsin'. Kata 'mene' berarti 'dihitung' dan diulang dua kali untuk menekankan bahwa Allah telah menghitung hari-hari kerajaan Babel dan mengakhirinya. Ini adalah pengumuman ilahi tentang penghakiman yang akan segera terjadi.

Latar belakang

Membaca Tulisan Misterius

Daniel, setelah dipanggil, menjelaskan makna tulisan yang muncul di dinding. Ia menyatakan bahwa Allah telah menghitung hari-hari kerajaan Belsyazar dan mengakhirinya.

Di mana

Babel

Ruang perjamuan istana, malam

Kapan

~539 SM

Pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kejatuhan Babel
Kematian Belsyazar
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daniel

Nabi tua, bijaksana, mantan pejabat istana

R

Kepada

Raja Belsyazar

Raja Babel yang angkuh dan takabur

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מְנֵא

mene · Mene

dihitung atau satu mina (satuan berat)

מְנֵא

mene · Mene

dihitung atau satu mina

אֱלָהּ

elah · Allah

Tuhan, Yang Mahatinggi

Pengulangan 'Mene' menekankan kepastian penghitungan ilahi; kerajaan Belsyazar sudah 'ditimbang' dan dinyatakan kurang.

Tahukah kamu

Menghitung Hari

Kata 'Mene' dalam bahasa Aram bisa berarti 'dihitung' atau 'satu mina' (satuan berat). Daniel menggunakan makna ganda ini untuk menegaskan penghakiman.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Daniel 5:25

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Daniel 5:25

✕  Sering dikira

Anggap 'Mene' hanya nama orang atau benda.

✓  Yang sebenarnya

'Mene' adalah kata kerja yang berarti 'menghitung' dalam konteks penghakiman.

✕  Sering dikira

Pikir tulisan itu hanya untuk Belsyazar, tidak relevan bagi pembaca.

✓  Yang sebenarnya

Peringatan tentang kesombongan dan pertanggungjawaban berlaku universal.

Renungan

Renungan Singkat Daniel 5:25

Ketika kita membaca atau mendengar firman Allah, mungkin ada pesan yang tampak asing atau sulit. Namun, seperti Daniel, kita dipanggil untuk dengan rendah hati mencari pengertian dari Allah, bukan hanya mengandalkan hikmat manusia. Renungkan: apakah ada 'tulisan' di dinding hidupmu yang sedang Allah minta kamu perhatikan?

Ya Tuhan, bukalah mataku untuk memahami pesan-Mu dalam setiap situasi, dan berilah aku keberanian untuk merespons dengan taat. Amin.