Hari Manusia Telah Ditentukan
Ayub 14:5
Keterbatasan Hidup Manusia
“Karena hari-hari manusia sudah ditentukan, jumlah bulannya ada pada-Mu; Engkau telah menetapkan batas-batasnya yang tidak dapat dia langgar.”Ayub 14:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Jikalau hari-harinya sudah pasti, dan jumlah bulannya sudah tentu pada-Mu, dan batas-batasnya sudah Kautetapkan, sehingga tidak dapat dilangkahinya,”Ayub 14:5 · TB
Terjemahan Baru
“Jumlah umur manusia sudah Kautentukan; jumlah bulannya sudah Kaupastikan. Kautetapkan pula batas-batas hidupnya; tidak mungkin ia melangkahinya.”Ayub 14:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Seeing his days are determined, the number of his months are with thee, thou hast appointed his bounds that he cannot pass;”Ayub 14:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ayub 14:5?
Ayub mengakui bahwa Allah telah menetapkan hari-hari dan batas hidup manusia; manusia tidak bisa melanggarnya. Ini menunjukkan kedaulatan Allah atas hidup dan kematian.
Latar belakang
Allah Menetapkan Batas Hidup
Ayub mengakui bahwa Allah telah menentukan jumlah hari dan bulan hidup manusia, serta menetapkan batas yang tidak dapat dilampaui. Ini menunjukkan pemahaman Ayub tentang kedaulatan Allah atas hidup manusia. Namun, ia memohon agar Allah mengalihkan pandangan-Nya, sehingga ia dapat menikmati sisa hidupnya seperti seorang upahan yang menantikan akhir pekerjaannya.
Di mana
Tanah Us
Di tengah penderitaan, mungkin di dekat tumpukan abu
Kapan
~2000 SM
Zaman Para Bapa
Yang berbicara
Ayub
orang saleh yang menderita, dari tanah Us
Kepada
Allah
Sang Pencipta, yang kepadanya Ayub mencurahkan isi hatinya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יָמִים
yamim · hari-hari
hari atau waktu hidup, umur manusia
חֳדָשִׁים
chodashim · bulannya
bulan-bulan, lamanya hidup
חֹק
chok · batas-batasnya
batas atau ketetapan, sesuatu yang ditetapkan
Ketiga kata ini menegaskan bahwa Allah telah menetapkan dengan tepat lamanya hidup manusia. 'Chok' (batas) juga berarti hukum/ketetapan, menunjukkan bahwa batas hidup manusia adalah bagian dari aturan ilahi yang tidak dapat diubah.
Tahukah kamu
Upahan dalam Alkitab
Dalam konteks kuno, upahan adalah pekerja harian yang menantikan upahnya di akhir hari. Ayub membandingkan hidupnya dengan upahan yang menantikan akhir penderitaannya, menunjukkan kelegaan yang diharapkan dari kematian.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 14:5
Mazmur 39:5
Batas umur
“Tunjukkanlah kepadaku, ya TUHAN, ajal hidupku dan batas umurku, supaya aku tahu betapa fananya aku.”
Ayub 7:1
Hidup seperti upahan
“Bukankah manusia ditentukan untuk bekerja di bumi? Seperti upahan, demikianlah hari-harinya.”
Pengkhotbah 8:8
Kematian tak terelakkan
“Tidak ada manusia yang berkuasa atas angin untuk menahan angin, dan tidak ada kuasa atas hari kematian.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ayub 14:5
✕ Sering dikira
Ayub menyalahkan Allah karena menetapkan hidupnya terlalu singkat.
✓ Yang sebenarnya
Ayub tidak menyalahkan, tetapi mengakui kedaulatan Allah. Permohonannya agar Allah 'mengalihkan pandangan' adalah minta belas kasihan, bukan protes.
✕ Sering dikira
Kata 'upahan' berarti Ayub menganggap dirinya seperti pekerja yang tidak dihargai.
✓ Yang sebenarnya
Ayub justru ingin seperti upahan yang menantikan akhir hari dengan harapan mendapat upah, menunjukkan kerinduan akan akhir penderitaan.
Renungan
Renungan Singkat Ayub 14:5
Kita sering berpikir kita yang mengontrol hidup kita, tetapi sebenarnya Tuhan yang memegang kendali. Menerima kedaulatan Tuhan membawa damai, karena kita tahu rencana-Nya yang terbaik meskipun kita tidak selalu mengerti.
Tuhan, aku tunduk pada rencana-Mu untuk hidupku; beri aku damai dalam ketetapan-Mu. Amin.