Menyembah Raja

Daniel 3:9

Patung Emas dan Perapian yang Menyala

PerikopBerhala Emas dan Perapian yang Menyala · Daniel 3:1-30 →
“Mereka berbicara dan berkata kepada Raja Nebukadnezar, “Ya Raja, hiduplah selama-lamanya!”

Daniel 3:9 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Daniel 3:9?

Orang-orang Kasdim menghadap raja dengan penghormatan, 'Ya Raja, hiduplah selama-lamanya!' Ini adalah salam hormat yang lazim, tetapi digunakan untuk melaporkan tuduhan dengan maksud menjatuhkan orang lain.

Latar belakang

Salam Penjilat

Orang Kasdim memulai dengan pujian kepada raja, 'hiduplah selama-lamanya', sebelum menyampaikan tuduhan. Ini menunjukkan protokol istana dan cara mereka melancarkan fitnah dengan halus.

Di mana

Istana Raja, Babel

Di hadapan Raja Nebukadnezar

Kapan

~600 SM

Pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Tuduhan diajukan
Sadrakh dan kawan-kawan dihadapkan
Kamu di sini
O

Yang berbicara

Orang Kasdim

Para pejabat yang menuduh

R

Kepada

Raja Nebukadnezar

Penguasa Babel yang absolut

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מַלְכָּא

malka · raja

raja, penguasa

חֱיִי

cheyi · hiduplah

hidup, semoga hidup

לְעָלְמִין

le'almin · selama-lamanya

sampai selama-lamanya

Ungkapan 'hiduplah selama-lamanya' adalah pujian yang manis, tetapi di baliknya tersembunyi niat jahat—sebuah ironi yang sering terjadi dalam politik istana.

Tahukah kamu

Ungkapan Kerajaan

'Hiduplah selama-lamanya' adalah sapaan umum kepada raja-raja Timur Dekat kuno, seperti 'Daulat Tuanku' dalam budaya Melayu.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Daniel 3:9

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Daniel 3:9

✕  Sering dikira

Menganggap mereka benar-benar menghormati raja.

✓  Yang sebenarnya

Mereka menggunakan pujian sebagai basa-basi untuk mencapai tujuan jahat.

✕  Sering dikira

Berpikir 'selama-lamanya' berarti raja itu dewa.

✓  Yang sebenarnya

Itu adalah ungkapan umum, bukan pernyataan keilahian.

Renungan

Renungan Singkat Daniel 3:9

Kata-kata manis bisa menyembunyikan niat jahat. Kita perlu bijak dan tidak mudah terpengaruh oleh pujian yang tidak tulus.

Tuhan, berikan aku hikmat untuk membaca hati orang, dan lindungi aku dari tipu daya. Amin.