Daniel 3:26
“Kemudian, Raja Nebukadnezar mendekat ke pintu perapian yang menyala-nyala itu. Dia berbicara, katanya, “Sadrakh, Mesakh, dan Abednego, kalian hamba-hamba Allah Yang Mahatinggi, keluarlah dan datanglah kemari!” Lalu, Sadrakh, Mesakh, dan Abednego keluar dari tengah-tengah api itu.”Daniel 3:26 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu Nebukadnezar mendekati pintu perapian yang bernyala-nyala itu; berkatalah ia: "Sadrakh, Mesakh dan Abednego, hamba-hamba Allah yang maha tinggi, keluarlah dan datanglah ke mari!" Lalu keluarlah Sadrakh, Mesakh dan Abednego dari api itu.”Daniel 3:26 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu Nebukadnezar mendekati pintu perapian itu dan berseru, "Sadrakh, Mesakh dan Abednego, hamba-hamba Allah Yang Mahatinggi! Keluarlah dari perapian itu!" Maka keluarlah mereka.”Daniel 3:26 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Then Nebuchadnezzar came near to the mouth of the burning fiery furnace, and spake, and said, Shadrach, Meshach, and Abednego, ye servants of the most high God, come forth, and come hither. Then Shadrach, Meshach, and Abednego, came forth of the midst of the fire.”Daniel 3:26 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Daniel 3:26?
Raja memanggil mereka untuk keluar, menyebut Allah mereka sebagai 'Allah Yang Mahatinggi'. Ini menunjukkan pengakuan raja akan kekuasaan Allah yang lebih tinggi, yang mampu menyelamatkan hamba-hamba-Nya.
Renungan
Renungan Singkat Daniel 3:26
Kesetiaan kita kepada Allah dapat menjadi kesaksian yang mengubah hati orang lain. Ketika kita bertahan dalam iman, orang di sekitar kita mungkin mulai mengenali kebesaran Allah kita.
Ya Allah Yang Mahatinggi, buatlah hidup kami menjadi saksi yang memuliakan-Mu, sehingga banyak orang mengenal-Mu. Amin.