Abraham mengangkat tangan kepada TUHAN El Elyon — sumpah yang menggabungkan dua nama Allah
Kejadian 14:22
Abram Menyelamatkan Lot
“Akan tetapi, Abram berkata kepada Raja Sodom, “Aku telah mengangkat tanganku kepada TUHAN, Allah Yang Mahatinggi, Sang Pemilik langit dan bumi”Kejadian 14:22 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi kata Abram kepada raja negeri Sodom itu: "Aku bersumpah demi TUHAN, Allah Yang Mahatinggi, Pencipta langit dan bumi:”Kejadian 14:22 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi Abram menjawab, "Saya bersumpah di hadapan TUHAN, Allah Yang Mahatinggi, Pencipta langit dan bumi,”Kejadian 14:22 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Namun, Abram menjawab Raja Sodom, “Saya sudah bersumpah kepada TUHAN, Allah Yang Mahatinggi, Pencipta surga, langit, dan bumi,”Kejadian 14:22 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Abram said to the king of Sodom, I have lift up mine hand unto the LORD, the most high God, the possessor of heaven and earth,”Kejadian 14:22 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 14:22?
Abram menjelaskan alasannya menolak: ia telah bersumpah kepada Allah Yang Mahatinggi, Pemilik langit dan bumi, bahwa ia tidak akan mengambil apa pun dari Raja Sodom. Ia ingin Allah yang memuliakan dia, bukan manusia.
Latar belakang
Harimoti yadi el TUHAN El Elyon — aku mengangkat tanganku kepada YHWH El Elyon: identifikasi dua nama
Akan tetapi, Abram berkata kepada Raja Sodom, 'Aku telah mengangkat tanganku kepada TUHAN, Allah Yang Mahatinggi, Sang Pemilik langit dan bumi.' Momen teologis yang penting: Abraham menggunakan nama YHWH (TUHAN) bersama gelar El Elyon yang digunakan Melkisedek di 14:19-20. Dengan menggabungkan keduanya dalam satu kalimat ('YHWH, El Elyon, Koneh Shamayim Va'arets'), Abraham secara eksplisit mengidentifikasi Allah yang dia sembah (YHWH) dengan Allah yang Melkisedek sebut (El Elyon). Ini bukan hanya penolakan atas tawaran — ini adalah pernyataan iman: Allah yang Abraham kenal adalah Allah Yang Mahatinggi yang sama yang Melkisedek layani. Dan kepada Allah ini, Abraham sudah bersumpah.
Di mana
Lembah Syawe (Lembah Raja)
Abraham menolak tawaran raja Sodom dengan bersumpah kepada TUHAN/El Elyon
Kapan
Sekitar 1875 SM
Penolakan Abraham atas tawaran harta Sodom — berdasarkan sumpah kepada TUHAN
Yang berbicara
Abram
Abraham yang menjawab tawaran raja Sodom dengan mengutip sumpahnya kepada TUHAN/El Elyon — dan dengan demikian mengidentifikasi dua nama tersebut sebagai satu Allah
Kepada
Raja Sodom
Raja yang menawarkan harta dan kini mendengar Abraham menolak berdasarkan sumpah kepada Allah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
הֲרִמֹתִי יָדִי
harimoti yadi · mengangkat tanganku
Aku telah mengangkat tanganku — harimoti (aku mengangkat, hifil perfek dari rum = tinggi/naik; hifil = menyebabkan naik = mengangkat); yadi (tanganku, dari yad = tangan + sufiks -i = ku); gestur sumpah yang diakui secara universal: mengangkat tangan ke arah Allah sebagai saksi sumpah.
יְהוָה אֵל עֶלְיוֹן
YHWH 'El 'Elyon · TUHAN Allah Yang Mahatinggi
YHWH Allah Yang Mahatinggi — YHWH (nama diri Allah Israel; tetragrammaton yang biasa diterjemahkan TUHAN; nama yang hanya digunakan untuk Allah Israel); 'El 'Elyon (Allah Yang Mahatinggi dari ayat 18-19 Melkisedek); Abraham menyatukan keduanya — YHWH yang dia kenal adalah 'El 'Elyon yang Melkisedek sebut.
קֹנֵה שָׁמַיִם וָאָרֶץ
Koneh Shamayim Va'arets · Pemilik langit dan bumi
Pemilik/Pencipta langit dan bumi — gelar yang sama yang Melkisedek gunakan di 14:19; Abraham menggunakan gelar identik untuk menunjukkan bahwa Allah yang dia sembah dan Allah yang Melkisedek sebut adalah satu dan sama; tidak ada ambiguitas tentang identitas Allah.
Vayyomer Avram el melekh Sedom harimoti yadi el YHWH 'El 'Elyon Koneh Shamayim Va'arets (Dan Abraham berkata kepada raja Sodom: aku telah mengangkat tanganku kepada YHWH El Yang Mahatinggi Pemilik langit dan bumi). Satu kalimat yang melakukan dua hal: (1) menyatukan nama YHWH dan El Elyon sebagai satu Allah; (2) menetapkan sumpah sebagai dasar penolakan. Abraham bukan menolak karena sombong — dia menolak karena sudah terikat sumpah kepada Allah yang lebih tinggi dari semua yang raja Sodom bisa tawarkan.
Tahukah kamu
Mengangkat tangan sebagai tindakan sumpah — gestur yang universal dalam dunia kuno
Mengangkat tangan (yadayim) adalah gestur sumpah yang dikenal di seluruh Timur Dekat Kuno. Dalam teks Mesir, Mesopotamia, dan Kanaan, mengangkat tangan ke arah langit atau dewa adalah cara formal mengucapkan sumpah atau memohon bantuan ilahi. Dalam Alkitab, gestur yang sama muncul di Ulangan 32:40 ('Aku mengangkat tangan-Ku ke langit dan bersumpah...'), Wahyu 10:5-6 (malaikat mengangkat tangan ke langit dan bersumpah), dan beberapa Mazmur. Saat ini, kesaksian di pengadilan banyak negara masih menggunakan gestur mengangkat tangan kanan — tradisi yang mungkin berakar dari gestur sumpah kuno ini.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 14:22
Ulangan 32:40
Allah sendiri menggunakan gestur sumpah yang sama (mengangkat tangan) dalam nyanyian Musa — gestur yang Abraham gunakan di 14:22 ada juga dalam formula sumpah ilahi
“Sebab Aku mengangkat tangan-Ku ke langit dan bersumpah: demi hidup-Ku untuk selama-lamanya...”
Wahyu 10:5-6
malaikat di Wahyu 10 menggunakan gestur yang sama — mengangkat tangan ke langit untuk bersumpah demi Allah yang hidup; gestur sumpah yang sama dengan Abraham di 14:22, melintas dari awal Kej. ke akhir Alkitab
“Lalu malaikat yang telah kulihat berdiri di laut dan di darat itu, mengangkat tangan kanannya ke langit dan ia bersumpah demi Dia yang hidup sampai selama-lamanya...”
Kejadian 14:19
Abraham mengambil gelar yang persis sama yang Melkisedek gunakan di 14:19 dan mengaplikasikannya kepada TUHAN/YHWH di 14:22 — ini adalah pernyataan identifikasi yang sangat jelas: El Elyon = YHWH
“...Diberkatilah Abram dari Allah Yang Mahatinggi, Sang Pemilik langit dan bumi.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 14:22
✕ Sering dikira
"Abraham bersumpah kepada TUHAN SEBELUM bertemu Melkisedek — artinya sumpah dibuat sebelum pasal 14."
✓ Yang sebenarnya
Bentuk perfek Ibrani 'harimoti' (aku telah mengangkat/bersumpah) bisa merujuk pada sumpah yang dibuat sebelum atau saat peristiwa berlangsung. Bisa jadi Abraham bersumpah sebelum maju berperang (sebagai nazar), atau sumpah itu dinyatakan dalam konteks menerima berkat Melkisedek. Teks tidak memberikan kronologi yang tepat tentang kapan sumpah dibuat.
✕ Sering dikira
"Dengan menggabungkan 'TUHAN' dan 'El Elyon,' Abraham menunjukkan bahwa dia menyembah dua dewa berbeda."
✓ Yang sebenarnya
Justru sebaliknya: penggabungan 'YHWH El Elyon' adalah pernyataan monoteistik — Abraham mengidentifikasi Allah yang dia kenal (YHWH) dengan Allah yang Melkisedek sebut (El Elyon). Ini adalah cara Abraham menyatakan bahwa keduanya adalah satu Allah yang sama, bukan dua dewa berbeda.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 14:22
Keputusan kita harus didasarkan pada komitmen kepada Allah, bukan pada keuntungan duniawi. Biarlah motivasi kita murni di hadapan-Nya, sehingga kemuliaan hanya bagi Dia.
Ya Tuhan, kuatkan komitmenku kepada-Mu, dan tolong aku untuk hidup dengan integritas di hadapan-Mu dan sesama. Amin.