Allah nenek moyangmu — Musa menyembunyikan wajah
Keluaran 3:6
Semak Belukar yang Terbakar
“Dia berfirman lagi, “Akulah Allah nenek moyangmu, Allah Abraham, Allah Ishak, dan Allah Yakub.” Lalu, Musa menyembunyikan wajahnya karena dia takut memandang Allah.”Keluaran 3:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lagi Ia berfirman: "Akulah Allah ayahmu, Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub." Lalu Musa menutupi mukanya, sebab ia takut memandang Allah.”Keluaran 3:6 · TB
Terjemahan Baru
“Aku ini Allah nenek moyangmu, Allah Abraham, Ishak dan Yakub." Maka Musa menutupi mukanya, sebab ia takut memandang Allah.”Keluaran 3:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Akulah Allah yang disembah oleh ayahmu, dan yang disembah oleh nenek moyangmu Abraham, Isak, dan Yakub.” Maka Musa menyembunyikan wajahnya karena takut melihat Allah.”Keluaran 3:6 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Moreover he said, I am the God of thy father, the God of Abraham, the God of Isaac, and the God of Jacob. And Moses hid his face; for he was afraid to look upon God.”Keluaran 3:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 3:6?
Allah memperkenalkan diri-Nya sebagai Allah nenek moyang: Abraham, Ishak, dan Yakub. Ini menunjukkan kesinambungan rencana-Nya dan kesetiaan-Nya pada perjanjian-Nya. Musa disembunyikan wajahnya karena takut memandang Allah.
Latar belakang
Identitas Allah yang disambungkan ke leluhur
Allah memperkenalkan diri dengan mengaitkan diri-Nya pada sejarah keluarga Musa — Allah Abraham, Ishak, dan Yakub. Ini bukan Allah baru, bukan dewa asing. Musa langsung paham dan bereaksi: menyembunyikan wajah karena takut memandang Allah.
Di mana
Gunung Horeb, Semenanjung Sinai
Di hadapan semak yang menyala · atmosfer sacral yang menakutkan
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Allah (TUHAN)
Allah Abraham, Ishak, dan Yakub yang berbicara dari semak api
Kepada
Musa
Gembala di Midian, keturunan Lewi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וַיַּסְתֵּר
wayyaster · menyembunyikan
Menyembunyikan, menutup wajah — tindakan melindungi diri dari penglihatan yang terlalu agung untuk ditanggung.
יָרֵא
yare · takut
Takut-hormat yang penuh rasa kagum — bukan sekadar ketakutan panik, tapi rasa gentar di hadapan Yang Mahakudus.
מֵהַבִּיט
mehabbit · memandang
Memandang dengan seksama, menatap — Musa tidak mau menatap Allah secara langsung karena rasa hormat.
Musa wayyaster wajahnya karena yare dan tidak mau mehabbit pada Allah — rasa takut yang sehat di hadapan kekudusan bukan kelemahan, tapi kebijaksanaan rohani.
Tahukah kamu
Takut memandang Allah dalam tradisi Ibrani
Dalam tradisi Ibrani, melihat Allah dianggap mematikan bagi manusia fana (Keluaran 33:20 — 'tidak ada orang yang dapat melihat Aku dan tetap hidup'). Tindakan Musa menyembunyikan wajah adalah respons yang tepat dan penuh hormat, bukan ketakutan yang pengecut.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 3:6
Keluaran 33:20
berbahaya melihat Allah
“Kemudian, Dia berfirman, 'Wajah-Ku tidak dapat kamu lihat karena tidak ada orang yang dapat melihat Aku dan tetap hidup.'”
Yesaya 6:5
gentar di hadapan Allah
“Kemudian aku berkata, 'Celakalah aku sebab aku tidak layak karena aku adalah orang yang ternoda bibirnya dan aku tinggal di tengah-tengah bangsa yang ternoda bibirnya, namun mataku telah melihat Sang Raja, TUHAN semesta alam!'”
Wahyu 1:17
jatuh di hadapan Allah
“Ketika aku melihat Dia, aku jatuh di depan kaki-Nya seperti orang mati. Lalu, Ia meletakkan tangan kanan-Nya ke atasku dan berkata, 'Jangan takut...'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 3:6
✕ Sering dikira
Musa ketakutan dan ingin lari
✓ Yang sebenarnya
Musa diam di tempat dan menyembunyikan wajah — ini respons hormat, bukan kepanikan atau pelarian.
✕ Sering dikira
Allah Abraham, Ishak, Yakub berarti tiga Allah berbeda
✓ Yang sebenarnya
Ini satu Allah yang sama yang telah berhubungan dengan tiga generasi leluhur Israel — penegasan kesinambungan janji.
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 3:6
Allah adalah Allah yang setia turun-temurun. Renungkan bagaimana Ia telah bekerja dalam keluargamu dan generasi sebelumnya, dan percayalah bahwa Ia juga akan setia dalam hidupmu sekarang.
Ya Allah, terima kasih Engkau adalah Allah yang setia dari generasi ke generasi. Aku mau belajar mengenal-Mu dan takut akan Engkau dengan hormat. Amin.