Tantangan Terakhir
Daniel 3:15
Berani Melawan Api
“Sekarang, jika kalian siap, ketika mendengar bunyi trompet, seruling, kecapi, rebab, gambus, serunai, dan berbagai jenis musik, sujudlah dan menyembah patung yang telah kudirikan itu! Jika kalian tidak menyembah, saat itu juga kalian akan dicampakkan ke dalam perapian yang menyala-nyala. Dan, ilah manakah yang dapat melepaskan kalian dari tanganku?””Daniel 3:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sekarang, jika kamu bersedia, demi kamu mendengar bunyi sangkakala, seruling, kecapi, rebab, gambus, serdam dan berbagai-bagai jenis bunyi-bunyian, sujudlah menyembah patung yang kubuat itu! Tetapi jika kamu tidak menyembah, kamu akan dicampakkan seketika itu juga ke dalam perapian yang menyala-nyala. Dan dewa manakah yang dapat melepaskan kamu dari dalam tanganku?"”Daniel 3:15 · TB
Terjemahan Baru
“Nah, sekarang, bersediakah kamu untuk sujud dan menyembah patung itu pada waktu musik berbunyi? Jika kamu tidak mau, kamu akan langsung dilemparkan ke dalam perapian yang menyala-nyala. Dan dewa manakah yang akan sanggup menyelamatkan kamu dari kuasaku?"”Daniel 3:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Now if ye be ready that at what time ye hear the sound of the cornet, flute, harp, sackbut, psaltery, and dulcimer, and all kinds of musick, ye fall down and worship the image which I have made; well: but if ye worship not, ye shall be cast the same hour into the midst of a burning fiery furnace; and who is that God that shall deliver you out of my hands?”Daniel 3:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Daniel 3:15?
Raja memberikan ultimatum: mereka harus menyembah patung saat musik dimainkan, atau mereka akan dilemparkan ke dalam perapian yang menyala-nyala. Ia juga menantang keyakinan mereka dengan bertanya dewa mana yang bisa menyelamatkan mereka dari tangannya, menunjukkan kesombongan dan keyakinan diri yang berlebihan.
Latar belakang
Peringatan dan Tantangan
Raja memberi peringatan terakhir: mereka harus menyembah patung saat musik berbunyi, jika tidak akan dicampakkan ke dalam perapian. Ia menantang: dewa mana yang bisa melepaskan mereka dari tangannya? Ini mengungkap kesombongan raja yang menganggap dirinya lebih berkuasa daripada dewa.
Di mana
Babel
Di depan patung emas, di hadapan para pejabat
Kapan
~586 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Raja Nebukadnezar
Raja Babel yang berkuasa, angkuh, dan penuh kemarahan
Kepada
Sadrakh, Mesakh, Abednego
Tiga pemuda Yahudi yang menjabat sebagai pejabat di Babel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עֲתִידִין
atidin · siap
siap atau bersedia, menunjukkan kesiapan untuk melakukan
סְגִד
segid · menyembah
sujud atau menyembah, sikap berlutut untuk menghormati
שֵׁיזִב
sheziv · melepaskan
menyelamatkan, meluputkan dari bahaya, kata kerja Aram
Kata 'melepaskan' dipakai untuk tantangan raja: dewa mana yang bisa melepaskan? Ini jelas menantang kuasa Allah. Namun kata yang sama juga dipakai untuk keselamatan yang Allah berikan, menunjukkan bahwa Allah adalah satu-satunya yang benar-benar mampu melepaskan.
Tahukah kamu
Tujuh Kali Panas
Meskipun dalam pasal ini raja belum memerintahkan perapian dipanaskan tujuh kali (itu ayat 19), ancaman ini sudah menunjukkan bahwa ia akan menggunakan kekuatan penuh untuk menghukum.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Daniel 3:15
Yesaya 43:13
Tangan Allah
“Akulah Allah, dan dari dahulu pun Aku, dan tidak ada yang dapat melepaskan dari tangan-Ku.”
Yeremia 32:17
Kekuatan Allah
“Sesungguhnya, engkau telah menjadikan langit dan bumi dengan kekuatan-Mu yang besar dan dengan lengan-Mu yang terentang. Tiada yang mustahil bagimu.”
Daniel 6:27
Allah melepaskan
“Dialah yang melepaskan dan menolong, dan mengadakan tanda dan mujizat.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Daniel 3:15
✕ Sering dikira
Raja memberikan kesempatan kepada mereka untuk bertobat dan hidup.
✓ Yang sebenarnya
Ini bukan tawaran belas kasihan, melainkan perintah dengan ancaman; raja ingin menunjukkan kuasanya.
✕ Sering dikira
Raja meragukan kemampuan dewanya sendiri.
✓ Yang sebenarnya
Sebaliknya, ia begitu yakin pada kuasanya sehingga menantang dewa apa pun untuk melepaskan mereka.
Renungan
Renungan Singkat Daniel 3:15
Terkadang orang di sekitar kita menantang iman kita dengan meremehkan kuasa Allah. Jangan terpancing untuk membalas dengan kemarahan; biarlah tindakan dan ketenangan kita membuktikan iman kita.
Tuhan, saat imanku ditantang, bantu aku untuk tetap teguh dan tidak goyah, percaya bahwa Engkau lebih berkuasa dari segala keadaan. Amin.