Invasi kedua gagal

Daniel 11:29

Penghina Terakhir Perjanjian Kudus

PerikopRaja Negeri Utara dan Raja Negeri Selatan · Daniel 11:2-35 →
““Pada saat yang telah ditetapkan, dia akan kembali dan memasuki negeri selatan, tetapi yang kedua ini tidak akan sama dengan yang terdahulu.”

Daniel 11:29 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Daniel 11:29?

Pada waktu yang ditentukan, raja utara akan kembali menyerang negeri selatan, tetapi serangan keduanya ini tidak akan berhasil seperti serangan pertama. Ini menunjukkan bahwa ada batas waktu bagi setiap rencana manusia; Allah mengatur jalannya sejarah sesuai kehendak-Nya.

Latar belakang

Serangan yang berbeda

Pada waktu yang ditetapkan, raja utara kembali menyerbu Mesir, tetapi serangan kali ini tidak seperti yang pertama. Ia mengalami perlawanan dari kapal-kapal orang Kitim (mungkin Romawi atau Yunani) sehingga ia kehilangan semangat dan gagal.

Di mana

Babilonia

Di tepi sungai Tigris, dalam penglihatan

Kapan

~536 SM

Pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kampanye pertama Mesir
Kedatangan kapal Kitim
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Malaikat

Utusan Allah, pemberi wahyu kepada Daniel

D

Kepada

Daniel

Nabi tua di pembuangan, ~80 tahun

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מוֹעֵד

mo'ed · waktu

Waktu yang ditetapkan, musim, pertemuan

שׁוּב

shuv · kembali

Kembali, berbalik, melakukan lagi

בּוֹא

bo · memasuki

Datang, masuk, mencapai

Kata 'mo'ed' mengingatkan bahwa sejarah tidak berjalan acak; Allah memiliki jadwal yang tepat. Serangan kedua ini terjadi pada waktu yang Dia tetapkan, dan gagal sesuai rencana-Nya.

Tahukah kamu

Kapal Kitim

Orang Kitim sering diidentikkan dengan orang Yunani atau Romawi. Sejarawan mencatat bahwa utusan Romawi Popilius Laenas menggambar lingkaran di pasir dan memaksa Antiokhos mundur dari Mesir.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Daniel 11:29

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Daniel 11:29

✕  Sering dikira

Mengira setiap kegagalan adalah kekalahan total dari pihak musuh Allah.

✓  Yang sebenarnya

Ini justru menunjukkan bahwa Allah membatasi kekuatan bahkan raja yang lalim; kegagalan ini menggenapi nubuat dan memberi harapan.

✕  Sering dikira

Memahami 'waktu yang ditetapkan' sebagai takdir buta, bukan kedaulatan Allah.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah kedaulatan pribadi Allah yang mengatur sejarah, bukan sekadar nasib.

Renungan

Renungan Singkat Daniel 11:29

Ketika kita mengalami kegagalan atau serangan yang berulang, ingatlah bahwa waktu Tuhan berbeda dengan waktu kita. Dia bekerja di balik layar dan akan menyelesaikan rencana-Nya dengan sempurna.

Tuhan, ajar kami sabar menantikan waktu-Mu yang terbaik, dan percaya bahwa Engkau memegang kendali atas setiap situasi. Amin.