TUHAN berfirman tentang cara mengakui dosa
Bilangan 5:5-10
Pembayaran atas Perbuatan yang Salah
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Firman TUHAN kepada Musa
TUHAN melanjutkan instruksi-Nya kepada Musa, kali ini tentang bagaimana menangani dosa kesetiaan terhadap TUHAN, termasuk pengakuan dan ganti rugi. Ayat ini memperkenalkan hukum tentang pelanggaran terhadap hak Allah dan sesama.
Di mana
Gunung Sinai
Di perkemahan, kaki Gunung Sinai
Kapan
~1440 SM
Pengembaraan di padang gurun
Yang berbicara
TUHAN
Allah yang kudus, sumber hukum di Israel
Kepada
Musa
Pemimpin umat Israel, ~120 tahun
Arti tiap ayat
Penjelasan Bilangan 5:5-10 Ayat per Ayat
Bilangan 5:5
TUHAN berbicara lagi kepada Musa, melanjutkan instruksi-Nya tentang kekudusan umat. Ini menekankan bahwa Allah terus memberikan petunjuk yang terperinci untuk menjaga hubungan umat dengan-Nya dan sesama.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 5:6
Allah mengatur tentang dosa ketidaksetiaan (dosa perselingkuhan spiritual atau moral). Pelaku dosa harus mengakui dosanya, dan jika ada kerugian, dia harus mengganti penuh ditambah seperlima kepada korban.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 5:7
Ayat ini mengajarkan bahwa ketika seseorang berdosa terhadap sesama dan tidak setia kepada Tuhan, ia harus mengakui dosanya dan mengganti kerugian secara penuh, ditambah seperlima sebagai bentuk pertobatan dan pemulihan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 5:8
Ayat ini menjelaskan bahwa jika korban sudah tidak ada kerabatnya, ganti rugi diberikan kepada imam, sebagai wakil Tuhan. Ini menunjukkan bahwa tanggung jawab tetap harus diselesaikan, bahkan jika korban tidak ada.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 5:9
Ayat ini menegaskan bahwa semua persembahan kudus yang dibawa oleh umat Israel kepada imam menjadi milik imam. Ini adalah bagian dari ketentuan Tuhan untuk menopang kehidupan para imam.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Bilangan 5:10
Ayat ini menggarisbawahi bahwa setiap pemberian kudus yang dipersembahkan seseorang adalah milik pribadinya, dan apa pun yang ia berikan kepada imam menjadi milik imam.
Arti lengkap, studi kata & renungan →