Meninggalkan Sinai, Masuk Padang Gurun
Bilangan 33:16
Perjalanan Panjang dari Mesir ke Tanah Perjanjian
“Mereka meninggalkan padang gurun Sinai dan berkemah di Kibrot-Taawa.”Bilangan 33:16 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Mereka berangkat dari padang gurun Sinai, lalu berkemah di Kibrot-Taawa.”Bilangan 33:16 · TB
Terjemahan Baru
“(33:15)”Bilangan 33:16 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“(33:15)”Bilangan 33:16 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And they removed from the desert of Sinai, and pitched at Kibrothhattaavah.”Bilangan 33:16 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Bilangan 33:16?
Ayat ini mencatat bahwa mereka meninggalkan padang gurun Sinai dan berkemah di Kibrot-Taawa. Nama Kibrot-Taawa berarti 'kuburan nafsu' atau 'kuburan kerakusan', mengingatkan pada peristiwa ketika umat Israel mengeluh tentang makanan dan Allah mengirim burung puyuh, tetapi mereka dihukum karena kerakusan.
Latar belakang
Berangkat dari Gunung Sinai
Setelah tinggal cukup lama di Gunung Sinai, umat Israel akhirnya diperintahkan Tuhan untuk melanjutkan perjalanan. Mereka berkemah di Kibrot-Taawa, tempat yang namanya berarti 'kuburan kerakusan', karena di sana mereka merindukan makanan Mesir dan Tuhan menghukum mereka dengan wabah.
Di mana
Padang Gurun Sinai
Di padang gurun, saat berkemah sebelum berangkat
Kapan
~1440 SM
Pengembaraan di Padang Gurun
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, ~120 tahun, setia meski lelah
Kepada
Umat Israel
Bangsa pilihan yang sedang mengembara
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נסע
nasa · meninggalkan
berangkat, memindahkan kemah, melanjutkan perjalanan
מדבר
midbar · padang gurun
padang gurun, tempat penggembalaan, daerah kering yang jarang penduduk
חנה
chanah · berkemah
berkemah, mendirikan tenda, tinggal sementara
Kata kerja 'nasa' (berangkat) dan 'chanah' (berkemah) menggambarkan pola hidup nomaden yang penuh ketergantungan pada Tuhan. Setiap hari adalah perjalanan iman, bukan menetap dalam kenyamanan.
Tahukah kamu
Kibrot-Taawa, Artinya 'Kuburan Kerakusan'
Nama Kibrot-Taawa secara harfiah berarti 'kuburan nafsu makan' atau 'kuburan kerakusan'. Ini mengingatkan bagaimana orang Israel mengeluh tentang makanan dan Tuhan mengirim burung puyuh, tetapi mereka rakus dan dihukum.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 33:16
Bilangan 11:34
Asal usul nama tempat
“Sebab itu orang menamakan tempat itu Kibrot-Taawa, karena di sanalah dikuburkan orang-orang yang bernafsu.”
Mazmur 78:18
Mengeluh tentang makanan
“Mereka mencobai Allah dalam hati mereka dengan meminta makanan yang mereka inginkan.”
1 Korintus 10:6
Peringatan dari sejarah
“Semuanya ini terjadi sebagai contoh bagi kita, supaya kita jangan menginginkan hal-hal yang jahat seperti mereka.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Bilangan 33:16
✕ Sering dikira
Menganggap Kibrot-Taawa hanya sekadar tempat persinggahan tanpa makna.
✓ Yang sebenarnya
Nama tempat itu sendiri adalah peringatan tentang konsekuensi kerakusan dan ketidakpercayaan.
✕ Sering dikira
Mengira umat Israel berhenti lama di Kibrot-Taawa.
✓ Yang sebenarnya
Mereka hanya berkemah sebentar, lalu melanjutkan perjalanan.
Renungan
Renungan Singkat Bilangan 33:16
Kita perlu berhati-hati dengan ketidakpuasan dan keinginan yang tidak terkendali. Rasa syukur adalah kunci untuk menghindari 'kuburan nafsu' dalam hidup kita, yaitu akibat fatal dari sikap tidak bersyukur.
Tuhan, ajari aku untuk selalu bersyukur dalam segala keadaan, dan jauhkan aku dari sikap bersungut-sungut yang merusak. Amin.