Janji Menyeberang dengan Bersenjata
Bilangan 32:17
Kesepakatan Suku di Seberang Yordan
“Anak-anak kami akan tinggal di dalam kota-kota yang berkubu agar terlindung dari penduduk asli negeri ini. Namun, kami sendiri akan menyiapkan senjata dan berjalan di depan umat Israel untuk membawa mereka ke tempatnya.”Bilangan 32:17 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“tetapi kami sendiri akan mempersenjatai diri dan dengan bersegera kami akan berjalan di depan orang Israel, sampai kami membawa mereka ke tempatnya; sementara itu anak-anak kami akan tinggal dalam kota-kota yang berkubu oleh karena penduduk negeri ini;”Bilangan 32:17 · TB
Terjemahan Baru
“Kami akan bersiap-siap untuk segera maju berperang bersama-sama dengan saudara-saudara kami. Kami akan memimpin serangan itu dan membawa mereka masuk ke negeri yang menjadi milik mereka. Sementara itu anak istri kami dapat tinggal di sini, di kota-kota berbenteng, aman dari serangan penduduk negeri ini.”Bilangan 32:17 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“(32:16)”Bilangan 32:17 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But we ourselves will go ready armed before the children of Israel, until we have brought them unto their place: and our little ones shall dwell in the fenced cities because of the inhabitants of the land.”Bilangan 32:17 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Bilangan 32:17?
Mereka berjanji untuk membangun kota-kota berbenteng bagi anak-anak mereka agar terlindung dari penduduk asli, sementara mereka sendiri akan bersenjata dan berjalan di depan umat Israel untuk membawa mereka ke tempatnya. Ini menunjukkan komitmen mereka untuk tetap bertanggung jawab meskipun mereka tidak akan tinggal di tanah Kanaan.
Latar belakang
Kesediaan Berkorban
Suku Gad dan Ruben menjelaskan rencana mereka: membangun kota berkubu untuk anak-anak, lalu bersiap berperang sebagai barisan terdepan bagi Israel. Mereka tidak akan pulang sampai semua suku mendapat bagian tanah.
Di mana
Dataran Moab
Di perkemahan Israel, dekat Sungai Yordan, siang hari
Kapan
~1406 SM
Akhir pengembaraan di padang gurun
Yang berbicara
Suku Gad dan Ruben
Dua suku Israel yang kaya ternak, ingin menetap di timur Yordan
Kepada
Musa
Pemimpin Israel yang sudah tua, bijaksana, namun tegas
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חָמוּשִׁים
chamushim · bersenjata
bersenjata lengkap, siap tempur; berasal dari akar 'lima', mungkin berarti formasi perang
חָלַץ
chalatz · berjalan di depan
menjadi barisan depan, memimpin; juga berarti 'menyelamatkan' atau 'merebut'
בּוֹא
bo · membawa
datang atau membawa masuk; dalam konteks ini: menuntun masuk ke tanah
Kata 'chamushim' (bersenjata) dan 'chalatz' (barisan depan) menunjukkan keseriusan mereka. Mereka tidak hanya ikut, tetapi memimpin pasukan. Ini membantah tuduhan bahwa mereka menghindari tanggung jawab.
Tahukah kamu
Kata 'Kota Berkubu'
Istilah 'kota berkubu' (ʻarey mivtsar) merujuk pada kota dengan tembok dan benteng, yang umum di zaman perunggu akhir. Arkeolog menemukan banyak kota seperti ini di wilayah Gilead.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 32:17
Yosua 4:12-13
penggenapan janji
“Orang Ruben, orang Gad, dan suku Manasye yang setengah menyeberang dengan bersenjata di depan orang Israel.”
Bilangan 32:27
penegasan ulang
“Hambamu ini akan menyeberang untuk berperang bagi TUHAN, seperti yang tuan katakan.”
Ulangan 3:18
perintah Musa
“Semua laki-laki yang gagah perkasa harus menyeberang dengan bersenjata untuk memimpin saudara-saudaramu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Bilangan 32:17
✕ Sering dikira
Mereka hanya mau berperang jika diberi tanah.
✓ Yang sebenarnya
Mereka justru menawarkan untuk berperang terlebih dahulu, sebelum menetap.
✕ Sering dikira
Kata 'jalan di depan' berarti mereka menjadi pemimpin yang sombong.
✓ Yang sebenarnya
Ini berarti mereka mengambil peran paling berisiko, sebagai garda depan.
Renungan
Renungan Singkat Bilangan 32:17
Menjadi orang percaya tidak berarti menghindari tanggung jawab. Kadang kita perlu berkorban untuk kepentingan orang lain, bahkan ketika kita tidak mendapatkan bagian langsung. Mari kita teladani sikap mereka yang tetap membantu saudara seiman meskipun memiliki kebutuhan sendiri.
Tuhan, mampukan aku untuk menjadi berkat bagi orang lain, bahkan ketika aku harus mengorbankan kenyamananku. Tolong aku untuk tetap setia dalam tanggung jawab yang Engkau percayakan. Amin.