Hak Waris Anak Perempuan
Bilangan 27:7
Permintaan Anak Perempuan Zelafehad
““Perkataan anak-anak Zelafehad itu benar. Jadi, berikanlah tanah pusaka kepada mereka di tengah saudara ayahnya. Dan, kamu harus menyerahkan milik pusaka ayahnya itu kepada mereka.”Bilangan 27:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“"Perkataan anak-anak perempuan Zelafehad itu benar; memang engkau harus memberikan tanah milik pusaka kepadanya di tengah-tengah saudara- saudara ayahnya; engkau harus memindahkan kepadanya hak atas milik pusaka ayahnya.”Bilangan 27:7 · TB
Terjemahan Baru
“"Apa yang dikatakan anak-anak Zelafehad itu memang pantas. Jadi berilah mereka tanah pusaka bersama-sama dengan sanak saudara ayah mereka. Warisan Zelafehad itu harus diturunkan kepada anak-anaknya yang perempuan.”Bilangan 27:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Apa yang dikatakan anak perempuan Zelafehad itu benar. Berikanlah kepada mereka tanah warisan bersama dengan saudara-saudara ayah mereka. Tanah untuk Zelafehad harus diwariskan kepada mereka.”Bilangan 27:7 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“The daughters of Zelophehad speak right: thou shalt surely give them a possession of an inheritance among their father’s brethren; and thou shalt cause the inheritance of their father to pass unto them.”Bilangan 27:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Bilangan 27:7?
TUHAN menyetujui permohonan anak-anak perempuan Zelafehad dan memerintahkan Musa untuk memberikan mereka tanah pusaka di antara saudara-saudara ayah mereka. Ini menunjukkan bahwa hukum waris harus adil dan perempuan berhak mendapat warisan jika tidak ada anak laki-laki.
Latar belakang
Permintaan Dikabulkan
Musa menyampaikan perkara anak-anak perempuan Zelafehad kepada TUHAN. TUHAN menyatakan bahwa permintaan mereka itu benar, sehingga mereka harus menerima bagian pusaka di tengah saudara-saudara ayahnya.
Di mana
Padang Gurun Sin
Di kemah pertemuan, setelah Musa berdialog dengan TUHAN
Kapan
~1440 SM
Perjalanan menuju Kanaan
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, berfirman kepada Musa
Kepada
Musa
Pemimpin umat Israel di padang gurun
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
כֵּן
ken · benar
demikian, tepat, sesuai
דָּבַר
dabar · berbicara
mengatakan, menyampaikan firman
נָתַן
natan · memberikan
menyerahkan, memberikan
Kata 'benar' bukan hanya sekadar opini, tetapi penegasan bahwa tindakan perempuan-perempuan ini selaras dengan kehendak Allah. Kata 'memberikan' menunjukkan otoritas Allah untuk menetapkan hak waris.
Tahukah kamu
Perempuan Berbicara
Ini salah satu kasus pertama dalam Alkitab di mana perempuan secara langsung mengajukan tuntutan hukum dan dikabulkan, menunjukkan bahwa hukum dapat berubah demi keadilan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 27:7
Keluaran 18:22
Musa membawa perkara kepada TUHAN, seperti hakim membawa yang sukar.
“Dan mereka menghakimi bangsa setiap waktu; perkara yang sukar mereka bawa kepada Musa, tetapi perkara yang kecil mereka hakimi sendiri.”
Ulangan 1:17
Keadilan bagi semua golongan.
“Dalam pengadilan jangan memandang muka. Baik perkara orang kecil maupun orang besar harus kamu dengarkan. Jangan gentar terhadap siapapun, sebab pengadilan adalah kepunyaan Allah.”
Bilangan 27:11
Aturan lanjutan waris.
“Jika ayahnya tidak mempunyai saudara laki-laki, kamu harus memberikan milik pusaka itu kepada kerabat terdekat di antara keluarganya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Bilangan 27:7
✕ Sering dikira
Ayat ini mengajarkan bahwa perempuan selalu berhak mewarisi seperti anak laki-laki.
✓ Yang sebenarnya
Ini ketentuan khusus saat tidak ada anak laki-laki, bukan kesetaraan penuh.
✕ Sering dikira
Hak waris diberikan karena anak-anak perempuan itu hebat, bukan karena ketetapan Allah.
✓ Yang sebenarnya
Allah yang menegaskan kebenaran permintaan mereka dan menetapkan hukumnya.
Renungan
Renungan Singkat Bilangan 27:7
Pernyataan TUHAN mengajarkan kita untuk peduli pada keadilan bagi yang terpinggirkan, termasuk perempuan. Dalam hidup, kita bisa menjadi suara bagi mereka yang haknya diabaikan.
Ya TUHAN, ajarlah kami untuk memperjuangkan keadilan bagi sesama seperti Engkau membela anak-anak perempuan Zelafehad. Amin.