Ketetapan Hukum yang Final
Bilangan 27:11
Hukum Warisan dan Pengganti Musa
“Jika ayahnya tidak mempunyai saudara laki-laki, kamu harus memberikan milik pusaka itu kepada kerabat terdekat di antara keluarganya. Itulah ketetapan hukum bagi umat Israel seperti yang TUHAN perintahkan kepada Musa.’””Bilangan 27:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan apabila ayahnya tidak mempunyai saudara-saudara lelaki, maka haruslah kamu memberikan milik pusakanya itu kepada kerabatnya yang terdekat dari antara kaumnya, supaya dimilikinya." Itulah yang harus menjadi ketetapan hukum bagi orang Israel, seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa.”Bilangan 27:11 · TB
Terjemahan Baru
“Kalau ia tidak mempunyai saudara laki-laki, dan tak ada pula saudara laki-laki ayahnya, tanahnya itu menjadi milik kerabat yang paling dekat dari kaumnya." Ketentuan itu harus dipatuhi orang Israel sebagai peraturan hukum yang diperintahkan TUHAN melalui Musa.”Bilangan 27:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Dan apabila ayahnya tidak punya saudara laki-laki, berikanlah warisannya itu kepada kerabat terdekatnya dalam kaumnya.’ Itulah perintah-Ku kepadamu dan hal ini harus menjadi peraturan yang berlaku turun temurun bagi orang Israel.””Bilangan 27:11 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And if his father have no brethren, then ye shall give his inheritance unto his kinsman that is next to him of his family, and he shall possess it: and it shall be unto the children of Israel a statute of judgment, as the LORD commanded Moses.”Bilangan 27:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Bilangan 27:11?
Jika tidak ada kerabat terdekat, maka ahli waris adalah kerabat terdekat lainnya dalam keluarga. Ini menetapkan prinsip bahwa warisan harus tetap dalam keluarga besar, tidak jatuh ke luar.
Latar belakang
Hukum yang Mengikat
Ayat ini menutup bagian hukum warisan dengan pernyataan bahwa ini adalah ketetapan hukum yang TUHAN perintahkan kepada Musa untuk disampaikan kepada umat Israel. Ini menegaskan otoritas ilahi dan keharusan untuk menaatinya.
Di mana
Padang Gurun Sin, dekat Kadesh
Di perkemahan Israel, saat Musa menyampaikan hukum
Kapan
~1406 SM
Perjalanan ke Kanaan
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, pemberi hukum
Kepada
Musa
Pemimpin Israel, umur 120 tahun
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חֻקָּה
chuqqah · ketetapan
ketetapan, undang-undang yang ditetapkan
מִשְׁפָּט
mishpat · hukum
keputusan, keadilan, hukum
צָוָה
tsavah · memerintahkan
memerintah, memberikan perintah
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa hukum bukan sekadar opini manusia, melainkan keputusan ilahi yang adil (mishpat) dan bersifat mengikat (chuqqah). Ini adalah perintah langsung dari Allah, bukan sekadar saran.
Tahukah kamu
Hukum yang Mengikuti Pola
Pola yang sama muncul dalam hukum-hukum lain di Timur Dekat kuno, seperti Kode Hammurabi, yang juga mengatur warisan untuk anak perempuan dalam keadaan tertentu. Ini menunjukkan kearifan hukum yang relevan pada zamannya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 27:11
Ulangan 5:31
ketetapan dari Tuhan
“Tetapi engkau, berdirilah di sini bersama-sama Aku, maka Aku akan memberitahukan kepadamu segala perintah, ketetapan dan peraturan yang harus kauajarkan kepada mereka...”
Imamat 18:4-5
ketaatan pada ketetapan
“Kamu harus melakukan peraturan-peraturan-Ku dan tetap berpegang pada ketetapan-ketetapan-Ku untuk hidup menurut semuanya itu; Akulah TUHAN, Allahmu.”
Bilangan 36:6-9
keputusan lanjutan
“Inilah firman yang TUHAN perintahkan mengenai anak-anak perempuan Zelafehad, demikian: Biarlah mereka kawin dengan orang yang baik menurut pandangan mereka, hanya haruslah mereka kawin di dalam kaum keluarga suku ayah mereka.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Bilangan 27:11
✕ Sering dikira
Ketetapan hukum ini hanya untuk orang Israel zaman dahulu, tidak relevan sekarang.
✓ Yang sebenarnya
Meskipun aplikasinya berbeda, prinsip keadilan dan hak waris tetap relevan sebagai teladan.
✕ Sering dikira
Hukum warisan ini kaku dan tidak bisa diubah.
✓ Yang sebenarnya
Ketetapan ini justru bisa disesuaikan (lihat Bilangan 36), menunjukkan fleksibilitas dalam konteks.
Renungan
Renungan Singkat Bilangan 27:11
Kita diajak untuk menghargai ikatan keluarga dan memastikan harta tidak hilang. Dalam hidup, kita bisa membangun rasa kekeluargaan yang kuat.
Ya Tuhan, tanamkan dalam diri kami rasa memiliki terhadap keluarga dan kerabat. Amin.