Sajak Kedua

Bilangan 23:18

Berulang Kali Diberkati

Kemudian, Bileam bersajak: “Bangkitlah, hai Balak, dan dengarkanlah. Berilah telinga padaku, hai anak Zipor.

Bilangan 23:18 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Bilangan 23:18?

Bileam menyampaikan sajak kedua yang menekankan bahwa Allah tidak seperti manusia yang berdusta atau berubah pikiran. Dia setia pada janji-Nya, dan tidak ada yang dapat membatalkan berkat-Nya atas Israel.

Latar belakang

Bileam Menyatakan Sajak Kedua

Bileam menyampaikan sajak yang menegaskan bahwa Allah tidak berbohong dan tidak menyesal. Ia menekankan bahwa berkat TUHAN tidak dapat dibatalkan, dan Israel aman di bawah pemeliharaan-Nya.

Di mana

Gunung Pisga

Di lokasi yang sama, di hadapan Balak dan pemimpin Moab

Kapan

~1440 SM

Pengembaraan di Padang Gurun

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Balak bertanya firman TUHAN
Bileam mengucapkan sajak kedua
Kamu di sini
B

Yang berbicara

Bileam

Nabi non-Israel yang dipanggil untuk mengutuk

B

Kepada

Balak

Raja Moab yang ketakutan terhadap Israel

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אֵל

El · Allah

Allah yang kuat dan berkuasa

כָּזַב

kazav · bohong

berbohong, menipu, atau gagal menepati

נָחַם

nacham · menyesal

berduka, merasa menyesal, atau mengubah pikiran

Kezaban Allah (tidak berbohong) dan ketidakmenyesalan-Nya (tidak berubah pikiran) menunjukkan bahwa keputusan-Nya adalah kekal dan benar, berbeda dengan manusia yang sering berubah.

Tahukah kamu

Nama Zipor

Zipor adalah ayah Balak. Menyebut nama ini memberikan konteks silsilah dan menunjukkan bahwa Balak bukan hanya raja, tetapi juga bagian dari keluarga tertentu.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 23:18

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Bilangan 23:18

✕  Sering dikira

Allah tidak menyesal berarti Dia tidak peduli dengan dosa.

✓  Yang sebenarnya

Tidak menyesal di sini berarti tidak berubah pikiran seperti manusia; Allah tetap setia pada janji-Nya.

✕  Sering dikira

Karena Allah tidak berbohong, maka Bileam tidak bisa berbohong juga.

✓  Yang sebenarnya

Bileam menyampaikan firman Allah dengan setia, tetapi ini bukan tentang kemampuan Bileam, melainkan tentang sifat Allah yang setia.

Renungan

Renungan Singkat Bilangan 23:18

Kita dapat hidup dengan keyakinan bahwa janji Tuhan pasti digenapi. Ketika kita merasa ragu, ingatlah bahwa Tuhan tidak berbohong dan tidak menyesal. Pegang teguh janji-Nya dalam iman.

Tuhan, mampukan aku untuk mempercayai janji-Mu, karena Engkau setia dan tidak berubah. Amin.