Melintasi Batas Moab
Bilangan 21:13
Perjalanan dan Kemenangan Israel
PerikopPerjalanan ke Moab · Bilangan 21:10-20 →“Mereka kembali berjalan dan berkemah di seberang Sungai Arnon, di padang gurun yang merupakan batas antara Moab dan Amori, itulah perbatasan Amori.”Bilangan 21:13 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dari situ berangkatlah mereka, lalu berkemah di seberang sungai Arnon yang di padang gurun dan yang keluar dari daerah orang Amori, sebab sungai Arnon ialah batas Moab, di antara orang Moab dan orang Amori.”Bilangan 21:13 · TB
Terjemahan Baru
“Dari situ mereka berangkat lagi dan berkemah di seberang Sungai Arnon, di padang gurun yang terbentang ke wilayah orang Amori. Sungai Arnon itu merupakan batas antara daerah orang Moab dengan daerah orang Amori.”Bilangan 21:13 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Dari sana, mereka terus pergi dan menyeberangi sungai Arnon, dan berkemah di padang belantara di wilayah orang Amori. Sungai Arnon adalah perbatasan antara wilayah orang Moab dan wilayah orang Amori.”Bilangan 21:13 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“From thence they removed, and pitched on the other side of Arnon, which is in the wilderness that cometh out of the coasts of the Amorites: for Arnon is the border of Moab, between Moab and the Amorites.”Bilangan 21:13 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Bilangan 21:13?
Ayat ini menjelaskan perjalanan Israel setelah mereka pindah dari lembah Zered dan berkemah di seberang Sungai Arnon, yang menjadi batas antara Moab dan Amori. Ini menunjukkan bahwa Tuhan menuntun mereka melalui wilayah yang penuh tantangan, tetapi selalu ada di sisi mereka.
Latar belakang
Mendekati Tanah Perjanjian
Israel melanjutkan perjalanan dan berkemah di seberang Sungai Arnon, yang menjadi batas antara Moab dan Amori. Ayat ini menandai titik penting: mereka hampir tiba di tanah yang dijanjikan, namun harus berhadapan dengan bangsa-bangsa di sekitarnya.
Di mana
Lembah Zered
Di padang gurun, di perbatasan Moab
Kapan
~1440 SM
Pengembaraan di Padang Gurun
Yang berbicara
Penulis Bilangan
Tradisi menunjuk Musa, namun teks ini kemungkinan disusun kemudian.
Kepada
Umat Israel
Generasi yang akan memasuki Kanaan.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
וַיַּחֲנוּ
wayyachanu · berkemah
Mereka mendirikan kemah, menandakan tempat tinggal sementara.
מֵעֵבֶר
me'ever · seberang
Di sisi lain, menunjukkan posisi relatif terhadap sungai.
גְּבוּל
gevul · perbatasan
Batas wilayah, sering kali ditandai dengan tanda alam.
Ketiga kata ini menunjukkan perjalanan yang terarah dan batas-batas yang jelas, mengingatkan bahwa Tuhan menuntun umat-Nya melewati batas-batas geografis dan spiritual.
Tahukah kamu
Sungai Arnon yang Curam
Sungai Arnon adalah jurang yang sangat dalam dan curam, mencapai 1.700 kaki, menjadi penghalang alami yang signifikan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Bilangan 21:13
Bilangan 21:13
AYT sendiri
“Mereka berjalan dan berkemah di seberang Sungai Arnon...”
Ulangan 2:36
Pengulangan sejarah
“Mulai dari Aroer, yang di tepi sungai Arnon, dan kota yang di lembah itu, sampai ke Gilead, tidak ada kota yang terlalu kuat bagi kita; TUHAN, Allah kita, menyerahkan semuanya kepada kita.”
Yosua 12:2
Batas wilayah
“Sihon, raja orang Amori, yang diam di Hesybon, ... dari Aroer, yang di tepi sungai Arnon, dan dari tengah-tengah lembah itu,”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Bilangan 21:13
✕ Sering dikira
Sungai Arnon adalah batas yang aman dan tidak perlu diperebutkan.
✓ Yang sebenarnya
Meskipun menjadi batas alami, wilayah ini justru menjadi titik konflik dengan bangsa Amori.
✕ Sering dikira
Berkemah di seberang sungai berarti mereka sudah masuk tanah perjanjian.
✓ Yang sebenarnya
Mereka masih di padang gurun, belum masuk Kanaan; ini baru persiapan.
Renungan
Renungan Singkat Bilangan 21:13
Tuhan sering membawa kita melewati batas-batas yang tampaknya menakutkan. Percayalah bahwa Dia yang memimpin kita juga akan menyediakan jalan. Jangan takut pada 'Sungai Arnon' dalam hidupmu, karena Tuhan tidak pernah meninggalkan kita sendirian.
Tuhan, terima kasih karena Engkau selalu menuntun langkahku, bahkan ketika aku melewati batas-batas yang tidak kuketahui. Amin.